Laporan Kontributor Tribunjabar.id Pangandaran, Padna
TRIBUNJABAR.ID, PANGANDARAN — Sepanjang periode libur Lebaran 2026, tim Balawista Pangandaran mencatat ratusan kejadian yang berlangsung di berbagai kawasan wisata pantai di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat.
Sejumlah lokasi yang menjadi titik kejadian meliputi Pantai Pangandaran, Pantai Karapyak, Pantai Batuhiu, Pantai Batukaras, hingga Pantai Madasari yang dipadati pengunjung.
Koordinator Lapangan Balawista Pangandaran, Liyano, menjelaskan bahwa tingginya volume wisatawan, terutama di Pantai Pangandaran, berdampak langsung pada meningkatnya jumlah insiden yang dialami pengunjung.
"Dengan jumlah kunjungan yang begitu banyak dan luasnya area pantai, kami menemukan berbagai kasus yang menimpa wisatawan," ujar Liyano kepada Tribun Jabar di kantor Balawista Pangandaran, Sabtu (28/3/2026) siang.
Beragam kejadian yang muncul didominasi oleh anak-anak yang terpisah dari rombongan, kehilangan barang berharga, hingga insiden kecelakaan laut.
Meski jumlahnya cukup banyak, seluruh kasus tersebut dapat ditangani oleh petugas yang berjaga di kawasan pantai.
"Alhamdulillah semua kasus bisa ditangani, baik itu anak yang terpisah sudah ditemukan kembali dengan orang tuanya, maupun kejadian lainnya dapat diselesaikan dengan aman," katanya.
Mengacu pada data Balawista, dalam rentang waktu 21 hingga 28 Maret 2026 hingga pukul 12.00 WIB, tercatat ada enam wisatawan yang mengalami kecelakaan laut. Seluruh korban berhasil diselamatkan oleh tim di lapangan.
Selain itu, sebanyak 250 orang dilaporkan sempat terpisah dari rombongan mereka. Sebagian besar kejadian ini dipicu oleh kurangnya pengawasan, terutama ketika anak-anak bermain terlalu jauh di area bibir pantai.
Di sisi lain, terdapat pula tujuh laporan kehilangan barang berharga milik wisatawan.
Barang-barang yang dilaporkan hilang umumnya berupa ponsel, tas, dompet, serta uang tunai yang diduga diambil saat disimpan di kendaraan.
"Kemungkinan barang-barang tersebut diambil oleh pelaku saat disimpan di dalam jok motor," ucap Liyano.
Menjelang berakhirnya masa libur Lebaran, ia mengingatkan para wisatawan untuk tetap berhati-hati selama beraktivitas di kawasan pantai, baik dalam menjaga keselamatan diri maupun barang bawaan.
"Kami mengimbau agar wisatawan selalu memperhatikan anggota keluarga, menjaga barang berharga, dan mengutamakan keselamatan selama berlibur," ujarnya.