Ada Sejak Zaman Kuno, 10 Makanan Ini Masih Dimakan Sampai Sekarang!
GH News March 28, 2026 03:08 PM
Jakarta -

Tidak semua makanan yang kita konsumsi setiap hari merupakan makanan modern. Sebagian di antaranya sudah ada sejak ribuan tahun lalu dan tetap bertahan hingga sekarang.

Sejak masa peradaban kuno, manusia sudah mengenal cara memasak, memanggang, hingga proses fermentasi bahan makanan agar lebih tahan lama dan mudah dikonsumsi.

Dari sana, muncul banyak resep kuno yang hampir tidak berubah dan masih disukai hingga saat ini. Selain rasanya sederhana dan mengenyangkan, makanan-makanan ini juga memiliki nilai sejarah yang panjang.

Dari hidangan berbahan dasar tepung, susu, hingga hasil fermentasi, semuanya masih hadir di meja makan sampai sekarang meski usia makanan-makanan ini sudah ribuan tahun.

Dilansir dari Times of India (26/03/2026), berikut 10 makanan tertua di dunia yang masih dikonsumsi di dunia sampai sekarang.

1. Flatbread

Pita, Arabic bread, soft baked flatbreads on wooden background, selective focusPita, Arabic bread. Foto: iStock

Jauh sebelum manusia mengenal oven, roti sudah lebih dulu dibuat dengan cara sederhana. Adonan tepung dan air dipanggang di atas batu panas atau api terbuka.

Dari situlah muncul berbagai versi flatbread atau roti pipih di banyak negara, seperti roti pita di Timur Tengah, roti di India, hingga tortilla di Meksiko. Sampai sekarang, roti pipih ini masih menjadi bagian penting dari menu sehari-hari banyak keluarga di dunia.

2. Ikan Fermentasi Peradaban kuno di berbagai wilayah dulu sudah memahami cara membuat makanan tahan lama, salah satunya melalui proses fermentasi. Ikan fermentasi menjadi contoh yang paling menonjol dan masih ditemukan di banyak negara.

Di Korea ada jeotgal, di Swedia ada surströmming, sementara di beberapa wilayah Asia dan Afrika juga memiliki versi sendiri. Meski aromanya cukup amis dan kuat, makanan ini dikenal kaya rasa dan mengandung bakteri baik untuk pencernaan.

3. Yogurt

Ilustrasi yogurtIlustrasi yogurt Foto: Getty Images/nensuria

Yogurt termasuk salah satu makanan tertua di dunia yang masih dikonsumsi hingga sekarang. Makanan ini dipercaya muncul ribuan tahun lalu di wilayah antara Mesopotamia dan India, ketika susu secara alami mengalami fermentasi.

Kini yogurt menjadi bagian dari berbagai hidangan modern, mulai dari minuman, saus, hingga makanan penutup. Selain rasanya segar, yogurt juga dikenal baik untuk kesehatan pencernaan karena mengandung probiotik alami.

4. Sup Lentil Sup lentil mungkin terlihat sederhana, tetapi hidangan ini ternyata sudah eksis sejak ribuan tahun lalu. Bukti keberadaannya ditemukan di makam Mesir kuno dan catatan sejarah Yunani.

Lentil dikenal sebagai sumber protein nabati yang mengenyangkan dan mudah diolah menjadi berbagai masakan. Sampai sekarang, hidangan ini masih menjadi makanan pokok di banyak negara, terutama di India dan kawasan Mediterania.

5. Madu

Madu termasuk makanan yang hampir tidak pernah rusak atau kedaluwarsa. Para arkeolog bahkan pernah menemukan madu di makam Mesir kuno yang masih layak dikonsumsi.

Selain rasanya manis alami, madu juga dikenal memiliki sifat antimikroba dan mengandung antioksidan. Sejak dulu hingga sekarang, madu tetap digunakan sebagai pemanis alami, baik untuk minuman maupun berbagai jenis makanan tradisional dan modern.

6. Keju

10 Varian Blue Cheese yang Kerap Dianggap EkstremVarian Blue Cheese yang Kerap Dianggap Ekstrem Foto: Insanely Good

Keju diperkirakan sudah ada sejak manusia mulai memelihara hewan ternak. Susu yang menggumpal ternyata bisa diolah menjadi makanan yang lebih tahan lama dan mudah dibawa.

Seiring waktu, keju berkembang menjadi banyak jenis, mulai dari feta di Yunani hingga cheddar di Eropa. Sampai sekarang, keju masih menjadi salah satu makanan favorit di berbagai negara karena rasanya yang khas dan kandungan gizinya.

7. Wine

Minuman anggur atau wine memiliki sejarah yang sangat panjang. Jejak tertuanya ditemukan di wilayah Georgia sekitar 6000 sebelum Masehi. Pada masa itu, wine tidak hanya diminum untuk acara khusus, tetapi juga menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.

Hingga sekarang, minuman ini tetap populer di berbagai negara dan sering dikaitkan dengan tradisi, perayaan, serta kebudayaan masyarakat setempat.

8. Bir Bir ternyata bukan minuman modern seperti yang banyak orang kira. Minuman ini sudah dibuat sejak zaman Sumeria dan Mesir kuno. Pada masa itu, barley difermentasi menjadi minuman yang ringan dan juga bergizi.

Bahkan bir sering dianggap lebih aman diminum dibandingkan air pada masa tersebut. Meski sekarang tampil dalam berbagai versi modern, akar sejarahnya tetap berasal dari peradaban kuno.

9. Buah Zaitun dan Minyak Zaitun

Ilustrasi olive oilIlustrasi olive oil Foto: Getty Images/margouillatphotos

Tanaman zaitun sudah dibudidayakan sejak lebih dari 6.000 tahun lalu. Tidak hanya buahnya yang dimakan, manusia juga menemukan bahwa zaitun bisa diolah menjadi minyak yang sangat bermanfaat.

Minyak zaitun digunakan untuk memasak, pengobatan, hingga keperluan ritual. Hingga sekarang, minyak zaitun tetap menjadi bahan penting dalam berbagai masakan, terutama di kawasan Mediterania.

10. Nasi

A bowl of steamed white rice in a Padang eatery. The cooked rice is served in a big bowl that serves several portion for a group of diners. In the background is Padang side dishes that accompanies the rice. Nasi. Foto: Getty Images/iStockphoto/MielPhotos2008

Nasi termasuk makanan yang paling lama dikonsumsi manusia. Bukti arkeologis menunjukkan bahwa budidaya padi sudah dimulai di China lebih dari 9.000 tahun lalu.

Sejak saat itu, nasi menyebar ke berbagai negara dan menjadi makanan pokok di banyak wilayah, terutama Asia. Sampai sekarang, nasi tetap menjadi makanan utama yang diolah dengan berbagai cara, mulai dari dikukus, digoreng, hingga dibuat bubur.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.