Warga Nglebak Blora Terdampak Bendungan Karangnongko Belum Terima Ganti Untung
M Syofri Kurniawan March 28, 2026 03:14 PM

TRIBUNJATENG.COM, BLORA - Ratusan warga Desa Nglebak, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Blora, hingga kini belum menerima ganti untung atas rencana pembangunan Bendungan Gerak Karangnongko yang berdampak pada permukiman mereka.

Sebelumnya, proses ganti untung tersebut sempat ditargetkan terealisasi pada Desember 2025.

Namun, hingga kini proses ganti untung tersebut molor, tidak sesuai target.

Baca juga: Musim Pancaroba Warga Blora Diminta Waspadai ISPA, Dinkesda Imbau Jaga Imunitas

Pembangunan Bendungan Karangnongko tersebut merupakan proyek strategi nasional (PSN).

Pembangunan Bendungan Karangnongko bakal menggusur 538 kepala keluarga (KK) di lima desa di Blora.

Lima desa terdampak proyek strategi nasional (PSN) itu adalah Desa Mendenrejo, Ngrawoh, Nglebak, Nginggil, dan Megeri. 

Ke lima desa itu ada di Kecamatan Kradenan.

Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Nglebak, Suwardi, mengatakan bahwa desa mereka termasuk wilayah terdampak.

“Untuk Bendungan Karangnongko ini sebenarnya dampaknya besar di Desa Nglebak, tapi kurang populer. Yang sering disebut itu Nginggil sama Ngrawoh, padahal di Nglebak juga banyak yang terdampak,” katanya, Sabtu (28/3/2026).

Lebih lanjut, Suwardi menjelaskan wilayah terdampak di Desa Nglebak, mencakup beberapa dukuhan, di antaranya Dukuh Ngandong, Nglebak, dan Plumbon. 

Menurut Suwardi, jumlah warga yang terdampak mencapai sekitar 250 kepala keluarga (KK), dengan total lahan terdampak sebanyak 365 bidang.

“Kurang lebih hampir 250 KK, dengan sekitar 365 bidang tanah,” jelasnya.

Namun hingga kini, warga belum menerima ganti untung dari pemerintah pusat. Proses yang berjalan baru sebatas pendataan dan pengukuran lahan.

"Belum ada ganti untung, selama ini baru diukur, baru pendataan, pencatatan, terus pendataan ulang lagi,” katanya.

Suwardi menambahkan, sebelumnya sempat ada informasi bahwa ganti untung akan direalisasikan pada Desember 2025 lalu.

Namun hingga kini belum ada kejelasan lanjutan.

"Dulu sempat dijanjikan bulan Desember, tapi kenyataannya molor. Sampai sekarang belum ada kejelasan lagi, masih proses,” jelasnya. (Iqs)

Baca juga: Bupati Blora Upayakan Agar Ruas Jalan di Desa Nglebak Bisa Dibangun dari Dana Inpres Jalan Daerah 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.