Festival Kupatan 2026 Lamongan, Tradisi Lebaran yang Dongkrak Pariwisata dan Ekonomi Warga
Ndaru Wijayanto March 28, 2026 03:14 PM

 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Hanif Manshuri

TRIBUNJATIM.COM, LAMONGAN – Pemerintah Kabupaten Lamongan kembali menggelar Festival Kupatan 2026 sebagai bagian dari rangkaian perayaan Idulfitri 1447 Hijriah. 

Kegiatan tahunan ini menjadi momentum penting dalam melestarikan tradisi sekaligus memperkuat sektor pariwisata dan perekonomian masyarakat.

Festival diawali dengan kegiatan sakral kenduri kupat yang digelar pada Sabtu (28/3/2026) di kawasan Menara Rukyat.

Prosesi ini menjadi simbol rasa syukur masyarakat setelah menjalani ibadah Ramadan, sekaligus dimaknai sebagai momentum “melebur” dosa.

Selanjutnya, rangkaian kegiatan dipusatkan di Lapangan Desa Tunggul sebagai lokasi utama Festival Kupatan.

Berbagai kegiatan budaya dan hiburan rakyat digelar untuk menarik partisipasi masyarakat.

Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, dalam sambutannya menegaskan bahwa tradisi kupatan memiliki nilai luhur yang mencerminkan semangat berbagi, saling memaafkan, serta mempererat hubungan sosial di tengah masyarakat.

Baca juga: Jelang Lawan Persiba, Persela Lamongan Diminta Lebih Tajam di Depan Gawang

“Tradisi kupatan ini telah ada sejak masa para wali dan menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat. Ini bukan sekadar perayaan, tetapi mengandung makna spiritual dan sosial,” ujarnya. 

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Kabupaten Lamongan, Siti Rubikah, menjelaskan bahwa tradisi kupatan merupakan warisan budaya yang telah mengakar kuat, khususnya di wilayah pesisir Paciran.

Menurutnya, kupatan tidak hanya menjadi simbol perayaan pasca-Idulfitri, tetapi juga mengandung filosofi rasa syukur dan menjadi sarana mempererat silaturahmi antarwarga.

Festival ini menjadi pesta rakyat sekaligus penguatan identitas budaya lokal yang diwariskan secara turun-temurun. Di tengah modernisasi, kegiatan ini penting untuk menjaga eksistensi tradisi sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya daerah kepada masyarakat luas.

Beragam rangkaian acara turut memeriahkan festival, mulai dari lomba cipta menu kupat, lomba perahu hias, prosesi rebutan gunungan ketupat, hingga pembagian ribuan porsi kupat gratis kepada masyarakat.

Melalui Festival Kupatan, Pemkab Lamongan menargetkan sejumlah tujuan strategis, di antaranya melestarikan tradisi masyarakat, meningkatkan partisipasi publik dalam menjaga warisan budaya.

Selain juga menarik minat wisatawan, meningkatkan kunjungan wisata, menggerakkan roda perekonomian warga, serta mempererat kebersamaan dan nilai gotong royong di tengah masyarakat

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.