Pria Loncat dari Jembatan 5 Galang Dipastikan Bunuh Diri, Polisi: Motifnya Masih Kita Dalami
Eko Setiawan March 28, 2026 03:25 PM

TribunBatam.id, Batam  – Kasus pria yang terjun dari Jembatan 5 Galang, Batam, akhirnya menemui titik terang. Polisi memastikan peristiwa tersebut murni bunuh diri, hal itu menyusul hasil visum dan otopsi jasad korban.

Kanit Reskrim Polsek Galang, Iptu Hasmir, menegaskan tidak ditemukan unsur tindak pidana dalam kejadian itu. Berdasarkan hasil visum dan autopsi, tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

“Dari hasil pemeriksaan medis tidak ditemukan adanya tanda kekerasan. Jadi ini murni bunuh diri, bukan pembunuhan,” ujar Hasmir, Sabtu (28/3).

Korban diketahui bernama Nusyirwan (35), warga Tanjung Balai Karimun yang merantau dan tinggal di Batam. Jenazahnya telah diserahkan kepada pihak keluarga setelah keluarga dari Tj Balai mendatangi RS Bhayangkara Polda Kepri.

Meski demikian, polisi masih mendalami motif di balik aksi nekat korban. Sejumlah saksi telah dimintai keterangan, termasuk istri korban yang disebut sebagai saksi kunci.

“Motif masih kita dalami. Dugaan awal mengarah ke masalah keluarga, namun ini masih dalam penyelidikan lebih lanjut,” tambahnya.

Barang bukti berupa sepeda motor dan kartu identitas milik korban yang ditemukan di atas jembatan juga telah diamankan, sebelum akhirnya diserahkan kepada keluarga.

Sebelumnya, Korban ditemukan oleh tim SAR gabungan pada hari ketiga pencarian, Rabu (25/3) pagi, sekitar pukul 09.00 WIB. Jenazah ditemukan mengapung sejauh kurang lebih 500 meter dari titik awal kejadian, tepatnya di tepian pantai.

Kepala Kantor SAR Tanjungpinang melalui Danpos Basarnas Batam, Dedius, mengatakan operasi pencarian berjalan intensif sejak hari pertama.

“Korban ditemukan sekitar 500 meter dari lokasi jatuh. Setelah dievakuasi, jenazah langsung dibawa ke RS Bhayangkara untuk penanganan lebih lanjut,” ujarnya.

Peristiwa ini bermula pada Senin (23/3) sekitar pukul 10.00 WIB. Seorang saksi mata bernama Adi yang sedang memancing di sekitar lokasi mengaku mendengar suara keras dari arah bawah jembatan.

“Saya dengar seperti benda jatuh ke air. Saat dilihat, korban sudah hanyut terbawa arus,” ungkapnya.

Ia juga menyebut tidak ada teriakan atau tanda perlawanan sebelum kejadian, hanya suara benturan yang terdengar jelas.

Laporan kemudian diterima Polsek Galang sekitar pukul 11.55 WIB dan segera ditindaklanjuti dengan pengerahan tim SAR dari Pos Batam. Operasi pencarian melibatkan berbagai unsur, termasuk Direktorat Polairud Polda Kepri, Satpolair Polresta Barelang, TNI AL, ORARI, serta nelayan setempat.(TribunBatam.id/bereslumbantobing)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.