TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Pergerakan penumpang di Bandara Internasional Minangkabau (BIM) mengalami peningkatan sebesar 4,6 persen pada momen arus balik Lebaran Idul Fitri 2026.
Berdasarkan data Posko Siaga Angkutan Lebaran (Angleb), tercatat pergerakan penumpang diperkirakan mencapai 10.824 orang.
Branch Communication & CSR BIM, Feni Lindriany, mengatakan selama masa arus balik sejak H+1 hingga H+6 Lebaran, jumlah penumpang mencapai 57.735 orang.
“Jika dibandingkan tahun lalu dengan total 55.184 penumpang, maka terjadi peningkatan sebesar 4,6 persen pada arus balik tahun ini,” ujarnya saat dikonfirmasi TribunPadang.com, Sabtu (28/3/2026).
Baca juga: Minibus Terbakar di Payakumbuh Barat, Api Berhasil Padam dalam Setengah Jam
Menurut Feni, peningkatan ini menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat pascalebaran melalui Bandara Internasional Minangkabau.
Khusus hari ini, Sabtu (28/3/2026) atau H+6 Lebaran, pergerakan penumpang diperkirakan mencapai 10.824 orang.
"Rinciannya, sebanyak 5.264 penumpang datang dan 5.560 penumpang berangkat dari BIM," terang Feni.
Sementara itu ujar Feni, puncak arus balik terjadi pada H+1 Lebaran, dengan total pergerakan penumpang mencapai 12.498 orang.
Selain peningkatan penumpang, jumlah penerbangan juga mengalami kenaikan selama periode angkutan Lebaran.
Baca juga: Lubuk Minturun Padang Kembali Ramai, Tawarkan Wisata Air Segar dengan Tarif Bersahabat
Sejak 13 Maret hingga 27 Maret 2026, total pergerakan penerbangan di BIM mencapai 1.005 penerbangan.
"Sebanyak 501 penerbangan datang dan 504 penerbangan berangkat. Selama periode tersebut juga terdapat penambahan sebanyak 121 penerbangan untuk mengakomodasi kebutuhan penumpang,” sebutnya.
Ia menambahkan, pada arus balik Lebaran tahun ini, rute penerbangan dengan tujuan Jakarta masih mendominasi pergerakan penumpang.
Tercatat sebanyak 20.038 penumpang atau sekitar 68 persen dari total penumpang berangkat memilih rute tersebut.
Baca juga: Kronologi Pemuda Tewas Tenggelam Saat Siaran Langsung TikTok di Pauh Duo Solok Selatan
"Sisanya, sekitar 32 persen penumpang tersebar ke berbagai rute lain seperti Kuala Lumpur, Batam, Kualanamu, Yogyakarta, Singapura, dan Gunung Sitoli," kata Feni.
Adapun jenis pesawat yang beroperasi di BIM selama periode angkutan Lebaran 2026 antara lain Airbus 320, Boeing 738 dan 739, serta ATR 72.
"Dengan peningkatan ini, pihak bandara memastikan pelayanan kepada penumpang tetap berjalan optimal selama masa arus balik Lebaran," tambahnya.(*)