Keutamaan dan Tata Cara Shalat Tahajud, Amalan Istimewa di Sepertiga Malam
M Zulkodri March 28, 2026 07:03 PM

 

BANGKAPOS.COM--Shalat tahajud menjadi salah satu ibadah malam yang memiliki kedudukan istimewa dalam ajaran Islam.

Dilaksanakan pada sepertiga malam terakhir, ibadah ini diyakini sebagai waktu terbaik untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT serta memanjatkan doa dengan penuh kekhusyukan.

Ibadah Sunnah yang Sangat Dianjurkan

Shalat tahajud termasuk dalam kategori sunnah muakkadah, yakni ibadah yang sangat dianjurkan untuk dikerjakan.

Waktunya dimulai setelah shalat Isya dan tidur sejenak, hingga menjelang Subuh.

Nabi Muhammad dikenal tidak pernah meninggalkan tahajud, bahkan dalam kondisi lelah atau saat bepergian.

Dalam hadis riwayat Muslim disebutkan bahwa shalat malam merupakan ibadah paling utama setelah shalat fardhu.

Keutamaan Shalat Tahajud

Sepertiga malam terakhir disebut sebagai waktu mustajab untuk berdoa.

Dalam riwayat Bukhari dan Muslim, dijelaskan bahwa Allah SWT mengabulkan doa hamba-Nya yang bersungguh-sungguh memohon di waktu tersebut.

Selain itu, tahajud juga diyakini mampu mendekatkan hubungan spiritual seorang hamba dengan Tuhannya, menghapus dosa, serta mengangkat derajat.

Dalam Al-Qur’an, tepatnya Surah Al-Isra ayat 79, Allah menjanjikan kedudukan terpuji bagi mereka yang rutin menjalankannya.

Tata Cara Shalat Tahajud

Pelaksanaan shalat tahajud pada dasarnya sama seperti shalat sunnah lainnya. Minimal dilakukan dua rakaat, dan dapat ditambah sesuai kemampuan.

Berikut langkah umum pelaksanaannya:

  • Membaca niat shalat tahajud
  • Takbiratul ihram
  • Membaca doa iftitah
  • Membaca Surah Al-Fatihah dan ayat Al-Qur’an
  • Rukuk, sujud, dan gerakan shalat lainnya seperti biasa
  • Tahiyat akhir dan salam

Setelah shalat, umat Muslim dianjurkan memperbanyak zikir dan doa, baik untuk memohon ampunan, rezeki, kesehatan, maupun petunjuk hidup.

Waktu Terbaik Memanjatkan Doa

Tahajud menjadi momen istimewa untuk “berdialog” secara pribadi dengan Allah SWT. Suasana malam yang tenang membuat ibadah ini terasa lebih khusyuk dan mendalam.

Tips Konsisten Menjalankan Tahajud

Agar bisa rutin melaksanakan tahajud, ada beberapa tips yang bisa dilakukan:

Tips Konsisten Bangun Tahajud

  • Tidur lebih awal, usahakan tidak terlalu larut.
  • Pasang alarm di sepertiga malam terakhir (sekitar pukul 02.00–03.30).
  • Niatkan sejak sebelum tidur untuk bangun tahajud.
  • Ajak pasangan atau keluarga agar saling mengingatkan.
  • Mulai dari jumlah rakaat sedikit (misalnya 2 rakaat), lalu bertahap.

Doa Setelah Shalat Tahajud

Setelah shalat tahajud, kita dianjurkan memperbanyak doa. Doa yang dipanjatkan bisa berupa permohonan ampun, rezeki, kesehatan, hingga petunjuk hidup.

Berikut contoh doa setelah tahajud yang bisa diamalkan:

Doa Memohon Ampunan dan Kebaikan Dunia Akhirat

“Allahumma inni as-aluka ‘afwa wal ‘afiyah fid-dunya wal-akhirah. Allahumma inni as-aluka al-‘afwa wal ‘afiyah fi dini wa dunyaya wa ahli wa mali.”

Artinya:

“Ya Allah, aku memohon kepada-Mu ampunan dan keselamatan di dunia dan akhirat. Ya Allah, aku memohon kepada-Mu ampunan dan keselamatan dalam agamaku, duniaku, keluargaku, dan hartaku.”
Atau, bisa juga membaca doa berikut:

Doa Memohon Rahmat dan Ampunan

“Rabbighfirli warhamni, wajburni, warzuqni, wahdini, wa ‘aafini, wa’fu ‘anni.”

Artinya:
"Ya Tuhanku, ampunilah aku, rahmatilah aku, cukupkanlah aku, berilah aku rezeki, berilah aku petunjuk, berilah aku kesehatan, dan maafkanlah aku.”

Doa Sholat Tahajud

اَللّٰهُمَّ لَكَ الْحَمْدُ اَنْتَ قَيِّمُ السَّمَوَاتِ وَاْلاَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ، وَلَكَ الْحَمْدُ اَنْتَ مَالِكُ السَّمَوَاتِ وَاْلاَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ، وَلَكَ الْحَمْدُ اَنْتَ نُوْرُ السَّمَوَاتِ وَاْلاَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ، وَلَكَ الْحَمْدُ اَنْتَ الْحَقُّ وَوَعْدُكَ الْحَقُّ وَلِقَاءُكَ حَقٌّ وَقَوْلُكَ حَقٌّ وَالْجَنَّةُ حَقٌّ وَالنَّارُ حَقٌّ وَالنَّبِيُّوْنَ حَقٌّ مُحَمَّدٌ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَقٌّ وَالسَّاعَةُ حَقٌّ

اَللّٰهُمَّ لَكَ اَسْلَمْتُ وَبِكَ اَمَنْتُ وَعَلَيْكَ تَوَكَّلْتُ وَاِلَيْكَ اَنَبْتُ وَبِكَ خَاصَمْتُ وَاِلَيْكَ حَاكَمْتُ فَاغْفِرْلِيْ مَاقَدَّمْتُ وَمَا اَخَّرْتُ وَمَا اَسْرَرْتُ وَمَا اَعْلَنْتُ وَمَا اَنْتَ اَعْلَمُ بِهِ مِنِّيْ، اَنْتَ الْمُقَدِّمُ وَاَنْتَ الْمُؤَخِّرُ لاَاِلَهَ اِلاَّ اَنْتَ، وَلاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ اِلاَّ بِاللهِ

Allaahumma lakalhamdu anta qayyimus samawaati wal ardhi wa man fiihinna, walakal hamdu, laka mulku samaawaati wal ardhi wa man fiihinna, walakal hamdu, anta nuurus samaawaati wal ardhi wa man fiihinna, wa lakal hamdu, anta malikus samaawaati wal ardhi, wa lakal hamdu, antal haqqu, wawa’dukal haqqu, waliqaa uka haqqun, waqauluka haqqun, wal jannatu haqqun, wan naaru haqqun, wannabbiyuuna haqqun, wa muhammadun sallaahu ‘alaihi wa sallama haqqun, wassa’atu haqqun.

Allaahumma laka aslamtu, wa bika aamantu, wa’alaika tawakkaltu, wa ilaika anabtu, wabika khaashamtu, wa ilaika haakamtu, faghfir lii maa qaddamtu wamaa akhrartu, wamaa asrartu wamaa a’lantu, antal muqaddimu wa antal muakhkhiru, laa ilaaha illaa anta.

Artinya: “Ya Allah, bagi Mu segala puji, Engkau penegak langit, bumi, dan apa yang ada padanya. Bagi-Mu lah segala puji, kepunyaan Engkaulah kerajaan langit, bumi, dan apa yang ada padanya. Bagi-Mulah segala puji, Engkaulah Pemberi cahaya langit dan bumi dan apa saja yang ada di dalamnya. Bagi-Mulah segala puji, Engkaulah Penguasa langit dan bumi.

Bagi-Mulah segala puji, Engkaulah Yang Maha Benar, janji-Mu itu benar, bertemu dengan-Mu adalah benar, firman-Mu adalah benar, surga itu benar, neraka itu benar, para nabi itu benar, Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam itu benar, kiamat itu benar. Ya Allah, hanya kepada-Mulah saya berserah diri, kepada-Mulah saya beriman, kepada-Mu saya bertawakal.

Kepada-Mu saya kembali, kepada-Mu saya mengadu, dan kepada-Mu saya berhukum. Maka, ampunilah dosaku yang telah lampau dan yang kemudian, yang saya sembunyikan dan yang terang-terangan, dan yang lebih Engkau ketahui daripada saya. Engkaulah yang mendahulukan dan Engkaulah yang mengemudiankan, tidak ada tuhan melainkan Engkau”.

Semoga bermanfaat dan dapat menjadi motivasi bagi kita untuk lebih memperbanyak ibadah dan berusaha keras dalam mencapai cita-cita dan kehidupan yang lebih baik.

(Bangkapos.com/Zulkodri)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.