SURYA.CO.ID, TUBAN - Tujuh hari setelah Hari Raya Idulfitri, suasana pesisir Kabupaten Tuban, Jawa Timur (Jatim), tampak berbeda. Masyarakat setempat merayakan momen Lebaran Ketupat dengan tradisi unik yang telah diwariskan secara turun-temurun, Sabtu (28/3/2026).
Tradisi tersebut dikenal dengan sebutan dus-dusan, yakni ritual mandi bersama di pantai.
Pantauan SURYA.co.id di lokasi, ribuan warga memadati Pantai Desa Gesikharjo, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban sejak pukul 06.00 WIB untuk menceburkan diri ke air laut.
Menariknya, tidak ada ritual rumit dalam kegiatan ini. Warga cukup datang dan mandi bersama keluarga maupun kerabat di bawah sinar matahari pagi yang belum menyengat. Antusiasme terlihat dari kehadiran anak-anak, remaja, hingga orang dewasa yang tumpah ruah di bibir pantai.
Kepala Dusun Gesikharjo, Sukardi, mengungkapkan bahwa tradisi dus-dusan bukan sekadar rekreasi air biasa. Ada makna mendalam yang diyakini masyarakat pesisir Tuban sejak zaman nenek moyang.
“Tradisi mandi bersama ini sudah menjadi adat kebiasaan warga Gesikharjo sejak dulu. Kami meyakini ini bisa membuat badan sehat dan sebagai bentuk syukur,” ujar Sukardi saat ditemui SURYA.co.id di lokasi.
Seiring populernya tradisi ini, peserta dus-dusan kini tidak lagi didominasi oleh warga lokal Gesikharjo. Banyak warga dari kecamatan lain di Tuban yang sengaja datang untuk merasakan atmosfer Lebaran Ketupat di pinggir laut.
Salah satunya adalah Abdul (31), warga Desa Sugiharjo. Ia mengaku sudah rutin mengikuti tradisi dus-dusan selama lima tahun terakhir. Meskipun jarak rumahnya cukup jauh, ia merasa ada kepuasan tersendiri saat ikut meramaikan tradisi ini.
“Kalau menurut cerita orang-orang memang banyak manfaatnya, tapi bagi saya pribadi, ini adalah cara terbaik untuk menjaga kelestarian tradisi asli Tuban,” ungkap Abdul.
Lebaran Ketupat atau Bakdo Kupat pertama kali diperkenalkan oleh Sunan Kalijaga di tanah Jawa, sebagai pelengkap setelah menjalankan puasa syawal selama enam hari.
Di Tuban, asimilasi budaya pesisir membuat perayaan ini identik dengan kedekatan masyarakat terhadap ekosistem laut yang menjadi sumber penghidupan mereka.
Bagi Anda yang ingin mengikuti tradisi dus-dusan di Pantai Tuban, harap memperhatikan beberapa hal berikut: