TRIBUNKALTIM.CO - Tes Kemampuan Akademik (TKA) kembali dilaksanakan pada 2026 untuk jenjang SD dan SMP.
Program asesmen ini diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan (BSKAP) sebagai bagian dari upaya pemetaan kemampuan akademik siswa di Indonesia.
Banyak siswa dan orang tua kini mencari informasi seperti kapan TKA SMP dilaksanakan, bagaimana materi TKA, hingga cara mengikuti try out TKA.
Berikut penjelasan lengkap mengenai jadwal, juknis, hingga mekanisme pelaksanaan tes TKA 2026.
Baca juga: Lengkap Jadwal TKA SMP 2026, Cek Kapan Jadwal Simulasi TKA SMP - Cara Akses Link Contoh Soal Terbaru
Pertama, penting memahami TKA adalah Tes Kemampuan Akademik yang digunakan untuk memetakan capaian akademik siswa.
Asesmen ini tidak digunakan untuk menentukan kelulusan atau pemeringkatan sekolah.
Hasil tes TKA lebih difokuskan sebagai bahan evaluasi pembelajaran dan dapat dimanfaatkan dalam seleksi jalur prestasi pada Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) di daerah.
Dilansir menpan.go.id, Kepala BSKAP Kemendikdasmen, Toni Toharuddin, menjelaskan bahwa nilai TKA bisa menjadi salah satu indikator prestasi akademik siswa, namun pengaturan proporsi penggunaannya tetap diserahkan kepada pemerintah daerah.
“Koordinasi dengan daerah sudah berjalan, baik terkait pelaksanaan TKA maupun aspek teknis di lapangan,” ujar Toni, saat ditemui di Mercure Convention Center Ancol, Selasa (27/1/2026).
Berdasarkan informasi resmi Kemendikdasmen, jadwal pelaksanaan TKA SMP 2026 adalah sebagai berikut:
Kemendikdasmen juga telah menyiapkan jadwal ujian susulan sebagai langkah mitigasi jika terjadi kendala teknis seperti gangguan listrik atau jaringan internet akibat cuaca ekstrem.
Sebelum pelaksanaan utama, sekolah akan mengikuti tahapan simulasi dan gladi bersih untuk memastikan sistem berjalan lancar.
Berikut jadwalnya:
Kegiatan simulasi ini penting untuk menguji kesiapan sistem, operator sekolah, serta siswa yang akan mengikuti ujian berbasis komputer.
Pelaksanaan TKA SMP tahun ini mengacu pada Keputusan Kepala BSKAP Kemendikdasmen Nomor 059/H/M/2025.
Beberapa poin penting dalam Juknis TKA SMP 2026 antara lain:
1. Peserta
Seluruh siswa kelas IX SMP/MTs atau sederajat.
Baca juga: Link Simulasi TKA 2026 SD dan SMP, Bisa Latihan Online Sebelum Ujian April
2. Moda Ujian
Tes dilakukan berbasis komputer dengan sistem online atau hybrid, tergantung kesiapan infrastruktur sekolah.
3. PendaftaranTidak dilakukan secara mandiri oleh siswa. Pendaftaran dilakukan oleh operator sekolah melalui sistem Dapodik dan portal resmi
tka.kemendikdasmen.go.id TKA.
4. Tujuan Pelaksanaan
Dalam pelaksanaan tahun ini, materi TKA difokuskan pada dua bidang utama yaitu:
Durasi pengerjaan tes disusun sebagai berikut:
Soal-soal yang digunakan telah melalui proses uji coba untuk menyesuaikan tingkat kesulitan dan memastikan validitas asesmen.
Bagi siswa yang ingin mempersiapkan diri, try out TKA atau simulasi mandiri dapat diakses melalui platform Rumah Pendidikan yang disediakan pemerintah.
Simulasi ini membantu siswa memahami:
Selain itu, sekolah juga akan mengadakan simulasi internal sebelum pelaksanaan gladi bersih.
Kemendikdasmen menegaskan bahwa hasil tes TKA tidak digunakan untuk pemeringkatan siswa secara nasional.
Sebaliknya, hasil asesmen akan digunakan untuk:
Data hasil asesmen juga dapat diakses melalui dasbor pendidikan untuk melihat kondisi riil kompetensi siswa di berbagai daerah.
Informasi lengkap mengenai pelaksanaan, pendaftaran, dan panduan teknis dapat diakses melalui portal resmi:
tka.kemendikdasmen.go.id TKA
Baca juga: Kapan TKA SD dan SMP 2026? Jadwal Terbaru dan Link Simulasi Soal untuk Belajar
Di situs tersebut tersedia berbagai informasi penting mulai dari jadwal, panduan teknis, hingga pembaruan kebijakan terkait TKA 2026.
Kesimpulan
Pelaksanaan TKA SMP 2026 dijadwalkan berlangsung pada 6–16 April 2026, dengan gladi bersih pada 9–17 Maret 2026 dan ujian susulan pada 11–17 Mei 2026.
Tes ini bertujuan memetakan kemampuan akademik siswa dan dapat menjadi referensi jalur prestasi dalam penerimaan murid baru.
Dengan sistem berbasis komputer serta materi yang mencakup Matematika dan Bahasa Indonesia, siswa diharapkan mempersiapkan diri melalui simulasi maupun try out TKA agar lebih siap menghadapi asesmen nasional ini.