Konflik Timur Tengah Tak Pengaruhi Rute Perjalanan Haji 
Joko Widiyarso March 28, 2026 09:14 PM

 


TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Situasi geopolitik di Timur Tengah yang kian memanas, akibat perang Amerika-Israel dengan Iran sempat memicu kekhawatiran bagaimana perjalanan calon jemaah haji.

Namun, masyarakat tidak perlu khawatir. Sebab pelaksanaan ibadah haji tahun ini, terutama yang menggunakan kuota haji khusus ataupun haji plus dipastikan tetap aman karena rute penerbangan tidak terdampak konflik.

Direktur Utama PT Al Anshor Madinah Barokah, biro perjalanan Haji khusus dan Umrah di Yogyakarta, Ghozali Mukri mengatakan bahwa hingga saat ini tidak ada jemaah yang membatalkan keberangkatan. 

Pihaknya pun terus berkomunikasi aktif dengan para jemaah untuk memberikan rasa tenang, terutama terkait jalur penerbangan yang akan dilalui.

Ghozali menjelaskan, pihaknya akan memberangkatkan jemaah menggunakan maskapai Saudia Airlines dengan sistem penerbangan langsung (direct flight) dari Jakarta menuju Jeddah maupun Madinah.

Rute ini berada jauh dari titik konflik, berbeda dengan maskapai yang harus melakukan transit di negara-negara seperti Qatar, Oman, atau Uni Emirat Arab yang letaknya lebih dekat dengan zona ketegangan.

"Karena pesawat yang kami pakai adalah Saudia. Nah karena Saudia maka direct dari Jakarta ke Jeddah sehingga tidak pengaruh ke konflik. Rutenya jauh dari konflik (timur tengah) ini. Nah yang masalah itu kalau menggunakan pesawat yang tidak direct," katanya, Sabtu (28/3/2026). 

Ghozali mengatakan, meski kondisi global terutama kawasan timur tengah sedang dinamis, biro tours and travels Al Anshor berkomitmen untuk tidak menaikkan harga. 

Bahkan sudah dua tahun ini, harga yang ditawarkan masih tetap sama yaitu USD 14.500 atau setara Rp 246 jutaan tergantung kurs. Dengan harga tersebut, jamaah haji khusus bisa menikmati fasilitas yang cukup premium. 

Hotel di Madinah

Menurut Ghozali, Al Anshor merupakan satu-satunya biro perjalanan haji yang mendapatkan penginapan di Hotel Darut Taqwa, Madinah, lokasi paling dekat dengan Masjid Nabawi yang biasanya diperuntukkan bagi keluarga amir. 

Kemudian di Mina dan Arafah, jemaahnya juga akan menempati Zona Biru (Paket A) yang merupakan titik terdekat untuk pelaksanaan ibadah.

Perjalanan dari Madinah ke Makkah juga nyaman karena menggunakan fasilitas Kereta Cepat. Total durasi perjalanan ibadah haji bersama Al Anshor Tours lebih kurang satu bulan. 

"Dengan harga sekian relatif murah tapi kami bisa menghadirkan fasilitas yang lebih. Kami lebih dari 30 Hari. Jika tambah perjalanan dari rumah pulang ke rumah totalnya 35 hari. Ini mendekati (waktu haji) reguler," jelasnya. 

Plt. Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umroh DIY, Jauhar Mustofa mengatakan perjalanan ibadah haji khusus disesuaikan dengan masing-masing biro perjalanan.

Ini berbeda dengan haji reguler yang waktunya dikelola Kementerian. Menurutnya, jumlah jemaah haji reguler di DIY yang diberangkatkan ke tanah suci tahun ini ada 3.738 orang.

Ia berharap menjelang keberangkatan haji, eskalasi di timur tengah kian mereda sehingga tidak mengganggu pelaksanaan ibadah. 

"Tetapi InsyaAllah sampai hari ini, sesungguhnya jalur (penerbangan) dari Jakarta,  Indonesia ke Jeddah Madinah aman. Jadi tidak melintasi negara yang sedang berkonflik. Masyarakat tidak perlu khawatir. Kami akan terus memantau dan menyiapkan opsi maupun mitigasinya, seandainya eskalasi semakin memanas,"kata Jauhar. Ia memastikan tahapan haji saat ini berjalan sesuai jadwal yang telah ditentukan. 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.