SURYAMALANG.COM, MADIUN - PT KAI Daop 7 Madiun memberikan peringatan penting bagi para pelanggan kereta api di tengah puncak arus balik Lebaran 2026.
Penumpang diimbau untuk lebih teliti menimbang barang bawaannya, karena adanya rincian biaya tambahan bagi bagasi yang melebihi ketentuan berat cuma-cuma sebesar 20 kilogram.
Manajer Humas PT KAI Daop 7 Madiun, Tohari, menegaskan besaran tarif kelebihan bagasi ini dibedakan berdasarkan kelas layanan kereta api yang digunakan oleh pelanggan.
Baca juga: Tragedi Selfie di Area Ekstrem Pantai Papuma Jember: 3 Pemuda Tersapu Ombak Ganas, 1 Orang Hilang
Manajer Humas PT KAI Daop 7 Madiun, Tohari, menjelaskan aturan bagasi menjadi perhatian penting demi menjaga kenyamanan dan keselamatan perjalanan seluruh pelanggan di dalam kabin kereta.
"Kami mengingatkan pelanggan agar memperhatikan ketentuan bagasi sebelum berangkat, sehingga perjalanan tetap nyaman dan tidak mengganggu penumpang lain," kata Tohari, Sabtu (28/3/2026).
Sesuai aturan yang berlaku, setiap pelanggan diperbolehkan membawa bagasi dengan berat maksimal 20 kilogram per orang.
Selain berat, volume barang juga dibatasi maksimal 100 desimeter kubik atau setara dimensi 70 x 48 x 30 sentimeter.
"Apabila barang bawaan melebihi batas tersebut, pelanggan akan dikenakan biaya tambahan," jelas Tohari.
Untuk biaya, lanjut Tohari, kelas eksekutif dikenakan tarif kelebihan bagasi Rp10.000 per kilogram.
Lalu untuk pelanggan kelas ekonomi dikenakan biaya kelebihan bagasi Rp2.000 per kilogram.
Baca juga: Konser Ungu di Bojonegoro Bakal Guncang Stadion Letjen H Soedirman 23 Mei 2026, Obati Rindu Cliquers
KAI juga menegaskan barang bawaan yang beratnya lebih dari 40 kilogram atau memiliki volume di atas 200 desimeter kubik tidak diperbolehkan dibawa masuk ke dalam kabin.
"Ketentuan ini diterapkan agar ruang kabin tetap aman, tertata, dan tidak mengganggu akses keluar masuk penumpang," paparnya.
Di sisi lain, arus balik di wilayah Daop 7 Madiun masih menunjukkan angka yang cukup tinggi.
Pada Jumat (27/3/2026), jumlah pelanggan berangkat mencapai 14.937 orang dan kedatangan 10.776 orang, sementara Sabtu (28/3/2026) tercatat sementara 13.272 keberangkatan.
Untuk mengakomodasi lonjakan pelanggan, KAI juga tetap menjalankan sejumlah perjalanan KA tambahan hingga 1 April 2026, termasuk KA Brantas Tambahan relasi Blitar-Pasar Senen.
Baca juga: Keresahan Ratusan UMKM Tulungagung Tercekik Gas Elpiji 3 Kg Langka, Perang Iran Mengancam Harga BBM
Masyarakat juga masih bisa memanfaatkan promo diskon tiket ekonomi 30 persen dan promo eksekutif 'Silaturahmi' 20 persen.
"Pelanggan kami sarankan datang lebih awal, minimal 30 menit sebelum keberangkatan, sekaligus memastikan barang bawaan sesuai ketentuan agar proses boarding berjalan lancar," tutup Tohari.