5 Remaja Hilang di Hutan Pangkep Saat Cari Porang, Ditemukan Selamat
Sukmawati Ibrahim March 29, 2026 10:20 AM

TRIBUN-TIMUR.COM, PANGKEP - Lima remaja dilaporkan hilang saat mencari tanaman porang di hutan Desa Balleangin, Kecamatan Balocci, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Sulawesi Selatan, Jumat (27/3/2026).

Lima remaja itu akhirnya ditemukan dalam kondisi selamat, Sabtu (28/3/2026).

Kejadian ini bermula ketika lima remaja tersebut masuk hutan untuk mencari tanaman porang.

Namun, sekira pukul 14.00 Wita, warga setempat melaporkan jika lima remaja tersebut menghilang.

Adapun identitas kelima remaja tersebut yakni Aslam Pratama (15), Sodiq Ramadan (14), Ibnu Asnandar (19), Ikhsan (16), dan Syahrul (15).

Sekretaris BPBD Pangkep, Muh Arsyad mengatakan pencarian dilakukan hingga pujul 01.00 WITA oleh personel gabungan.

Kemudian dilanjutkan sekitar pukul 07.00 Wita.

“Pencarian hari pertama dilakukan oleh warga sekitar pukul 18.00 Wita hingga dini hari. Kemudian dilanjutkan hari kedua oleh tim gabungan bersama warga,” kataya dikonfirmasi, Minggu (29/3/2026).

Kelima remaja tersebut akhirnya ditemukan sekitar pukul 08.50 Wita dalam kondisi selamat, meski dalam keadaan kelelahan.

“Korban ditemukan sekitar 15 kilometer dari titik awal mereka masuk ke hutan. Semuanya dalam kondisi selamat,” jelasnya.

Kepala Bidang Darurat dan Logistik BPBD Pangkep, Herianti Tualle mengatakan, sekitar 20 orang terlibat dalam proses pencarian.

Termasuk warga setempat yang mengetahui kondisi medan hutan di wilayah tersebut.

Ia mengungkapkan, para remaja diduga tersesat dan lelah hingga dehidrasi sehingga tidak mampu kembali ke titik awal.

“Mereka kemungkinan tersesat di dalam hutan. Selain itu, karena kelelahan dan dehidrasi, mereka memilih berhenti untuk beristirahat dan tidak sanggup melanjutkan perjalanan kembali,” katanya.

Ia menambahkan, kondisi tersebut membuat para remaja tidak dapat menemukan jalan keluar hingga akhirnya tim pencari berhasil menemukan mereka.

BPBD Pangkep mengimbau masyarakat, khususnya warga yang beraktivitas di kawasan hutan, lebih berhati-hati dan mempersiapkan diri dengan baik sebelum masuk ke area tersebut.

“Pastikan kondisi fisik prima, membawa perbekalan yang cukup, serta memberi tahu keluarga atau warga sekitar sebelum masuk ke hutan,” imbaunya. (*)

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.