Tribunlampung.co.id, Sumsel - Seorang driver ojek online (ojol) menganiaya pengendara motor perempuan hingga mengalami luka-luka.
Aksi kekerasan itu dipicu rasa kesal pelaku karena korban tidak menyalakan lampu sein saat berbelok.
Akibat perbuatannya, driver ojol tersebut diamankan polisi untuk proses hukum lebih lanjut.
Peristiwa ini terjadi di Jalan Demang Lebar Daun, Palembang, Sumatera Selatan, pada Jumat (27/3/2026).
Insiden ini diketahui lewat unggahan Instagram @r.sandes439 milik anggota Sat PJR Polda Sumatera Selatan (Sumsel) yang tengah patroli jalan.
Lewat unggahannya, akun @r.sandes439 menjelaskan bahwa kejadian itu diketahuinya saat tengah patroli dan melihat ibu-ibu tengah cekcok dengan ojol di jalan.
Cekcok diduga berawal ibu tersebut tidak menyalakan lampu sein hingga berujung dianiaya ojol.
"Saat patroli hari ini, kami temukan seorang ibu dan seorang oknum pengendara ojol terlibat cekcok di jalan. Berawal dari sein yang tidak dinyalakan, situasi memanas hingga berujung kekerasan. Korban mengalami luka di bagian wajah. Perlu diingat, kesalahan di jalan bisa terjadi pada siapa saja. Namun, tidak ada alasan untuk melakukan kekerasan," tulisnya dikutip, Sabtu (28/3/2026).
Saat polisi tersebut mendekat, nampak wajah ibu tersebut sudah berdarah. Ia mengaku dianiaya ojol tersebut.
"Bapak itu penganiayaan Pak, aku nak belok idak lampu sein, (aku mau belok gak lampu sein)," kata ibu tersebut.
Polisi tersebut lantas menemui driver ojol dan mengingatkan driver ojol untuk tidak melakukan kekerasan terhadap wanita.
"Pak, apa pun masalahnya, menganiaya wanita salah," ujarnya.
Sementara, driver ojol ini mengakui kesalahannya yang menganiaya ibu-ibu hingga alami luka.
Ia pun mengaku emosi karena ibu-ibu tersebut tidak menghidupkan lampu sein.
"Aku akui aku salah makanya aku gak kabur, aku salah, tapi dia aniaya aku duluan. Wajar aku marah karena aku di belakang kamu, kamu tidak pasang lampu sein," ujarnya.
"Dia aniaya aku duluan, aku membela diri," sambungnya.
Setelah kejadian tersebut, ibu yang mengalami luka tersebut dibawa ke Rumah Sakit oleh polisi.
"Saya dampingi untuk ke RS karena si ibu tidak membawa HP dan tidak hafal satu pun nomor keluarga di rumah," jelasnya.
Sementara, ojol tersebut dibawa ke Polsek Ilir Barat 1 Palembang guna mempertanggungjawabkan perbuatannya.
sumber: Tribun Sumsel