Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung – Perempuan bernama Osmycin Amelia, warga Perumnas Tanjung Baru, Negara Ratu, Kecamatan Natar, Lampung Selatan, dikabarkan hilang selama empat hari.
Kabar hilangnya mahasiswi Program Studi Ilmu Komputer, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Lampung (prodi Ilkom FMIPA Unila), diungkap oleh sang kakak, Fajar Roman Hariosa.
Menurut Fajar, Osmycin pertama kali dinyatakan hilang pada Kamis (26/3/2026) dan hingga Minggu (29/3/2026) belum juga ditemukan.
"Adik kami belum kembali ke keluarga. Dia menghilang menjelang wisuda yang berlangsung pada 28 Maret 2026," ujar Fajar saat dihubungi Tribun Lampung via WhatsApp, Minggu (29/3/2026).
Menurut Fajar, sebelum hilang, Osmycin bersama ibu dan adik bungsunya pergi ke Unila pada Kamis (26/3/2026) setelah menunaikan salat zuhur.
Mereka awalnya berbelanja di pasar untuk mempersiapkan perlengkapan wisuda.
Ibu mereka mengemudikan mobil merah, tiba di lingkungan Unila sekitar pukul 14.00 WIB.
"Adik saya turun di depan Kopma Unila. Setelah itu, dia menyuruh ibu dan adik bungsu untuk parkir di dekat kendang rusa," jelas Fajar.
Osmycin dilaporkan turun untuk mengambil perlengkapan wisuda.
Namun, hingga pukul 16.00 WIB, ia belum kembali ke mobil, dan smartphone-nya tidak aktif saat dihubungi.
Fajar menjelaskan pakaian terakhir Osmycin saat meninggalkan rumah: jilbab hitam, baju cokelat susu, celana kulot hitam, sepatu hitam, serta tas cokelat.
Perawakan Osmycin tinggi sekitar 150 cm, berkulit sawo matang agak putih, wajah lonjong, dengan garis luka di jidat akibat kecelakaan lalu lintas atau jatuh dari motor.
"Alamat rumah kami di Perumnas Tanjung Baru, Negara Ratu, Kecamatan Natar, Lampung Selatan," kata Fajar.
Keluarga mengimbau masyarakat yang melihat Osmycin untuk segera menghubungi keluarga atau Polsek terdekat.
"Adik saya ini pendiam, jarang keluar rumah, dan di keluarga maupun kampus tidak ada masalah," ujar Fajar.
Upaya pencarian juga sudah dilakukan dengan menghubungi teman-teman Osmycin, namun tidak ada yang mengetahui keberadaannya.
Selain itu, pihak keluarga sudah melaporkan kasus ini ke kepolisian dan pihak rektorat Unila.
Fajar menambahkan, Osmycin merupakan angkatan 2021 dan rencananya akan mengikuti wisuda pada 28 Maret 2026.
Namun, pihak kampus menyatakan beberapa mata kuliahnya belum selesai, sehingga namanya tidak tercantum dalam daftar wisuda.
"Adik saya bilang ingin diwisuda, tapi setelah dicek pihak kampus ternyata ada mata kuliah yang belum selesai," ujar Fajar.
Pihak kampus juga telah menginformasikan kondisi akademik Osmycin kepada keluarga.
(Tribunlampung.co.id/Bayu Saputra)