TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBURAYA - Bupati Kubu Raya, Sujiwo telah berencana untuk menggelar festival beduk. Menurutnya hal itu sebagai langkah awal untuk membangkitkan kembali warisan budaya.
“Memang sedang kita agendakan. Pertama kita akan hidupkan kembali. Beduk ini warisan budaya yang hampir punah. Maka insyaallah kita nanti akan gelar festival beduk," katanya kepada tribunpontianak.co.id, Minggu 29 Maret 2026.
Sujiwo mengatakan festival itu nantinya tidak hanya sekedar perlombaan, melainkan menjadi gerbang revitalisasi berbagai kesenian religi tradisional.
Ia mencontohkan bahwa selain beduk, kesenian seperti kasidah dan hadrah juga akan mendapat perhatian serupa.
• Antisipasi Kemarau Panjang 2026, Pemkab Kubu Raya Perketat Pengawasan Lahan Gambut
"Kalau dulu kan namanya itu musik kasidah, itu sangat luar biasa. Nah, sekarang juga sudah mulai redup, maka insyaallah kita akan kembangkan itu," ungkapnya.
Sujiwo pun mengajak semua tokoh agama dan budayawan untuk turut serta merancang agenda pelestarian tersebut dan tidak hanya kepada budaya agama muslim saja melainkan agama lainnya.
"Tentunya kita juga akan mengembangkan budaya-budaya agama yang lainnya. Pada intinya saya selaku kepala daerah akan terus menjaga dan melestarikan budaya yang dimiliki semua agama maupun semua etnis yang ada di Kubu Raya," pungkasnya. (*)
!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!