Isak Tangis Keluarga di Pemakaman Juwono Sudarsono, Sjafrie Sjamsoeddin Pimpin Upacara Militer
Kharisma Tri Saputra March 29, 2026 05:32 PM

TRIBUNSUMSEL.COM -  Isak tangis keluarga dan kerabat pecah saat melepas kepergian Juwono Sudarsono, mantan Menteri Pertahanan era Gus Dur-Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Prosesi pemakaman berlangsung dengan khidmat dipimpin oleh Menteri Pertahanan (Menhan), Sjafrie Sjamsoeddin, di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan, Minggu (29/3/2026).

Dentuman tembakan salvo mengiringi penurunan jenazah ke liang lahat, menciptakan suasana yang makin bergetar melalui upacara militer. 

Dari pantauan Kompas.com, di barisan depan, keluarga besar tampak mengenakan busana serba hitam berdiri mengelilingi pusara tampak berusaha tegar. 

Baca juga: SBY Beri Penghormataan Terakhir Pemakaman Juwono Sudarsono Eks Menhan RI, Kenang Sosok Intelektual

JUWONO SUDARSONO MENINGGAL - Juwono Sudarsono semasa hidup saat masih menjabat sebagai Menhan RI. Kabar duka, mantan menteri pertahanan (Menhan) RI Juwono Sudarsono meninggal dunia hari ini, Sabtu (28/3/2026). (Tangkap layar YouTube AP Archive)
JUWONO SUDARSONO MENINGGAL - Juwono Sudarsono semasa hidup saat masih menjabat sebagai Menhan RI. Kabar duka, mantan menteri pertahanan (Menhan) RI Juwono Sudarsono meninggal dunia hari ini, Sabtu (28/3/2026). (Tangkap layar YouTube AP Archive) (Tribunnews.com)

Namun, saat momen tabur bunga dimulai, pertahanan itu runtuh.

Isak tangis tak lagi terbendung, terutama dari anak dan cucu yang kehilangan figur pilar dalam keluarga mereka.

Seorang perempuan tampak menunduk, menggenggam keranjang anyaman berisi kelopak bunga, lalu perlahan menebarkannya ke atas peti.

Di sampingnya, seorang pria bersetelan jas hitam dan peci melakukan hal serupa, wajahnya tertunduk dalam hening.

Di sisi lain, prajurit TNI berseragam loreng berdiri sigap mengawal jalannya prosesi.

Barisan pejabat dan pelayat tampak berjajar rapi di belakang, sebagian memberi hormat, sebagian lagi hanya terdiam menyaksikan momen perpisahan terakhir itu.

Di sela prosesi, Sjafrie terlihat berbicara dengan ajudan Inspektur Upacara.

Ia meminta agar foto Juwono menghadap ke arah keluarga yang duduk di bawah tenda putih, bukan ke liang lahat.

“Coba kamu balik itu gambarnya Pak Juwono menghadap ke keluarga,” ujar Sjafrie.

Baca juga: Jejak Karier Eks Menhan RI Juwono Sudarsono yang Meninggal Dunia, Mendikbud Era Habibie

Dengan sigap, ajudan Inspektur Upacara dan beberapa anggota TNI langsung membalikkan foto yang berada di dekat pusara.

Setelah prosesi upacara pemakaman selesai, Sjafrie terlihat kembali mendekat ke makam Juwono. Dia tampak berdoa dengan mengangkat kedua telapak tangan ke depan dada.

Kemudian, Sjafrie pun kembali hormat dan meninggalkan lokasi.

Kenangan SBY

Presiden ke-6 Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), hadir langsung dalam prosesi persemayaman dan pemakaman mantan Menteri Pertahanan (Menhan), Juwono Sudarsono, pada Minggu (29/3/2026).

SBY yang mengenakan jas rapi dan peci hitam tiba pukul 10.09 WIB, disambut Wakil Menteri Pertahanan Donny Ermawan Taufanto. 

Kehadiran SBY menjadi simbol penghormatan mendalam bagi sosok yang ia sebut sebagai pemikir handal di bidang pertahanan dan hubungan internasional.

Diketahui, Juwono Sudarsono merupakan Mantan Menteri Pertahanan (Menhan) era Presiden ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

SBY mengatakan, sudah mengenal Juwono sejak menjadi perwira muda.

Dia mengatakan, meski berlatar belakang militer, Juwono pernah menjadi dosen di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Indonesia (UI).

“Beliau salah satu pemikir, dosen, bahkan dekan FISIP UI waktu itu. Tapi ideasnya, pemikirannya cemerlang untuk Indonesia, untuk dunia hubungan internasional dan pertahanan,” kata SBY di kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta, Minggu (29/3/2026), dilansir dari Kompas.com.

SBY mengatakan, setelah bersahabat cukup dekat, ia dan Juwono sering berdiskusi mengenai militer dan sipil.

Ia juga mengatakan, Juwono memiliki pandangan yang sama dengannya terkait TNI di era reformasi yang tidak berpolitik praktis.

Kepercayaan SBY terhadap kapasitas Juwono jugalah yang membuatnya kembali ditunjuk sebagai Menhan dalam Kabinet Indonesia Bersatu periode 2004–2009.

“Dan ketika saya mengemban tugas waktu itu 1998 di era reformasi, agar TNI kembali ke jati dirinya, tidak berpolitik praktis, tetapi sebagai kekuatan pertahanan yang diandalkan, Mas Juwono memiliki pandangan yang sama,” ujarnya.

Dia bersama Juwono pun mulai memikirkan untuk dibangunnya Universitas Pertahanan (Unhan) dan kawasan Peacekeeping Mission di Sentul, Bogor.

“Untuk apa namanya, penyiapan kekuatan Indonesia menghadapi krisis dalam maupun luar negeri. Itu juga tidak mungkin saya melupakan peran Pak Juwono Sudarsono, peran Pak Purnomo (Eks Menteri ESDM) dan juga peran Pak Sjafrie Sjamsoeddin sebagai wakil menteri pertahanan dulu,” ucap dia.

Juwono meninggal dunia di Rumah Sakit Pondok Indah, Jakarta Selatan sekitar pukul 13.45 WIB.

Jenazah disemayamkan pukul 09.00 WIB, Minggu (29/3/2026) di Gedung Urip Sumoharjo, Kementerian Pertahanan RI, Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat.

Selanjutnya jenazah akan dimakamkan di TMP Kalibata, Jakarta Selatan.

Sejumlah tokoh tampak berdatangan untuk melantunkan doa dan memberikan penghormatan terakhir.

Selain SBY, Wakil Presiden Ke-10 dan Ke-12 RI Muhammad Jusuf Kalla (JK) turut hadir memberikan penghormatan terakhir.

Kepala Biro Informasi Pertahanan (Karo Infohan) Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait menjelaskan upacara pemakaman akan dipimpin Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin.

"Untuk di Kalibata nanti akan dipimpin langsung, Inspektur Upacaranya adalah Bapak Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin," kata Rico di kantor Kemhan Jakarta Pusat pada Minggu (29/3/2026).

Rencananya, akan ada prosesi upacara militer dalam pemakaman jenazah almarhum Juwono di TMP Kalibata Jakarta.

Kiprah di Pemerintahan

Almarhum Juwono tercatat pernah menjabat sebagai Menhan RI di era kepemimpinan Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur) – Wakil Presiden Megawati Soekarnoputri (29 Oktober 1999 hingga 26 Agustus 2000).

Juwono lalu ditunjuk menjadi Menhan RI di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) – Wakil Presiden Jusuf Kalla (21 Oktober 2004 hingga 20 Oktober 2009).

Pria kelahiran 5 Maret 1942 itu juga pernah menjabat menteri pendidikan di era pemerintahan Presiden Bacharuddin Jusuf Habibie (23 Mei 1998 – 20 Oktober 1999)

Putra dari Menteri Dalam Negeri Kabinet Sjahrir II, Sudarsono, itu juga pernah menjabat sebagai Menteri Negara Lingkungan Hidup RI (16 Maret 1998 hingga 21 Mei 1998) di era Presiden Soeharto – Wakil Presiden BJ Habibie.

Ia juga pernah mengemban amanah sebagai Duta Besar Indonesia untuk Britania Raya (2003 – 2004), di era kepemimpinan Presiden Megawati Soekarnoputri – Wakil Presiden Hamzah Haz.

Almarhum Juwono menghembuskan napas terakhir di RSPI Pondok Indah, Jakarta pada Sabtu, 28 Maret 2026, sekira pukul 13:45 WIB dalam usia 84 tahun.

Sebelum wafat, ia sempat berjuang melawan sakit stroke selama empat tahun.

(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.