TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Penurunan kunjungan wisatawan di Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta pada tahun 2026, berdampak pada pelaku usaha sewa kendaraan jip dan All-Terrain Vehicle (ATV) di Pantai Parangtritis.
Oyi, pelaku usaha sewa jip di Pantai Parangtritis, mengatakan, Lebaran tahun ini hanya ramai pada sore hari, sehingga terasa sangat berbeda dibandingkan Lebaran tahun 2025.
"Hari ini, satu mobil jip baru dua kali tarikan penumpang. Dibandingkan tahun kemarin, saat ini jelas terasa jauh berbeda. Lebaran tahun kemarin, minimal sehari empat kali tarikan," katanya, kepada wartawan, Minggu (29/3/2026) sore.
Ia memperkirakan kondisi penurunan ini dikarenakan beberapa hal. Satu di antaranya, dikarenakan dampak kondisi ekonomi yang sedang lesu.
Kendati begitu, pihaknya tetap memberikan tarif sewa jip yang sama seperti hari sebelum-sebelumnya. Termasuk tarif untuk short trip, kata Oyi sekitar Rp400 ribu.
"Itu nanti waktu penggunaan jip kita menyesuaikan tamu. Kalau tamu mau ngapain aja, kita tetap nunggu," jelasnya.
Kemudian, terdapat medium trip dan long trip yang memiliki tarif berbeda dari short trip. Sayangnya, ia tidak membeberkan besaran tarif sewa jip untuk medium trip dan long trip.
"Yang jelas kalau short trip dari pantai ujung timur Parangtritis terus sampai ke barat atau Pantai Parangkusumo. Nanti yang medium sampai ke Cemara Sewu, kalau long trip dari ujung Parangtritis sampai ujung pantai Depok," paparnya.
Sejauh ini, pengguna sewa jip wisata kebanyakan dari wisatawan luar kota. Namun, kata Oyi, wisatawan lokal juga tetap ada yang menggunakan jasa sewa jip wisata.
Senada, Alex, pelaku usaha ATV di Pantai Parangtritis, menyampaikan bahwa saat momen libur Lebaran Idulfitri ini, penyewa motor ATV menurun. Satu unit motor ATV per hari, hanya melayani sekitar lima dan enam kali tarikan.
"Kalau dibandingkan dengan tahun lalu ya ini ada penurunan, mbak. Momen libur Lebaran 2025, sehari satu unit ATV bisa 15 kali tarikan," ucap dia.
Ia turut memperkirakan kondisi penurunan penggunaan sewa ATV wisata ini dikarenakan dampak ekonomi yang lesu.
Lebih lanjut, Alex menyampaikan bahwa di lokasi sewa ATV Pos 2 Pantai Parangtritis, terdapat 33 unit ATV ukuran besar dan kecil.
"Di pantai ini kan ada lima Pos ATV. Terus untuk biaya sewa ATV di tempat kami yang ukuran kecil Rp50 ribu per unit dan ukuran besar Rp100 ribu per unit," katanya.
Untuk durasi sewa per unit, kata Alex sekitar 20 menit. Kemudian, jarak tempuhnya dibatasi antar pos, sebab terdapat aturan penggunaan ATV.
Sementara itu, Rahma Eviana (17), warga Klaten, Jawa Tengah, menjadi salah satu wisatawan yang sedang mencoba menggunakan kendaraan ATV di Pantai Parangtritis.
"Saya pertama kali coba ini sama teman-teman saya. Karena seru, saya jadi coba sewa untuk muter-muter di dekat Pantai Parangtritis," tutupnya.
Adyatama Kepariwisataan dan Ekonomi Kreatif Ahli Muda Bidang Pemasaran Dinas Pariwisata Bantul, Markus Purnomo Adi, menyebut, libur Lebaran selama 18 sampai 24 Maret 2026, terdapat 80.333 wisatawan dengan pendapatan asli daerah (PAD) sekitar Rp1.162.328.000
"Kalau tahun lalu, libur Lebaran dari tanggal 31 Maret sampai 7 April 2025 ada 144.085 wisatawan dengan PAD sekitar Rp2.086.592.500. Rata-rata pengunjung per hari pada tahun lalu mencapai 18.000 wisatawan, sedangkan tahun ini sekitar 11.400 wisatawan," ucapnya.(nei)