TRIBUNTRENDS.COM - Sungguh heroik aksi Iyep Yudiana, ASN di Rumah Sakit Marzoeki Mahdi, Kota Bogor, Jawa Barat.
Ia rela mempertaruhkan nyawanya demi menyelamatkan bocah yang terseret arus Pantai Padabumi, Cikalong, Kabupaten Tasikmalaya.
Momen itu terjadi pada Senin (23/3/2026) atau beberapa hari setelah Lebaran.
Awalnya, bocah bernama Panji Raspati sedang bermain di pinggir pantai. Ayahnya telah memberi peringatan agar tidak berenang ke tengah laut.
Namun bocah berusia 7 tahun itu berakhir terseret ombak.
Iyep Yudiana yang sedang bersantai bersama keluarga ikut panik mendapati Panji nyaris tenggelam.
Ia langsung berlari ke laut dan berusaha menyelamatkan Panji.
Tim SAR kemudian menyusul keduanya.
Namun sayang, hanya Panji yang berhasil diselamatkan.
Iyep Yudiana berakhir meninggal setelah berupaya membantu bocah agar tidak tenggelam.
Inilah sosok Aparatur Sipil Negara (ASN) di Bogor bernama Iyep Yudiana yang jadi sorotan lantaran sempat melakukan aksi heroik sebelum meninggal dunia.
ASN yang bekerja di Rumah Sakit Marzoeki Mahdi, Bogor itu tewas setelah menolong bocah yang tenggelam di Pantai Padabumi, Pamoyanan, Tasikmalaya, Jawa Barat.
Iyep meregang nyawa usai menyelamatkan nyawa bocah bernama Panji Raspati yang terseret arus Pantai Padabumi pada Senin (23/3/2026).
Baca juga: Perahu Sound Horeg Tenggelam Saat Prosesi Nyadran, Diduga Kelebihan Muatan
Belakangan terungkap kronologi tewasnya Iyep hingga kondisi bocah yang diselamatkan ASN Bogor itu.
Awalnya bocah berusia 7 tahun itu sedang bermain di pinggir pantai.
Panji kabarnya sempat diperingatkan oleh sang ayah jangan berenang ke tengah laut.
Namun karena nekat, bocah itu pun akhirnya terseret ombak sehingga membuat ayahnya panik.
Melihat kejadian tersebut, Iyep yang sedang santai bersama keluarga pun spontan berlari ke arah pantai.
Iyep lalu terjun ke laut dan berusaha berenang menyelamatkan Panji.
Tak berselang lama, Tim SAR pun datang menolong Panji dan Iyep.
Tapi yang berhasil diselamatkan oleh Tim SAR adalah Panji sang bocah.
Sementara Iyep baru ditemukan setelah tenggelam dan tak bernyawa.
Baca juga: Niat Bolos Berujung Maut, Siswa SMP Karanganyar Tewas Tenggelam, Teman-teman Histeris Minta Tolong
Di pantai, warga sempat panik berusaha menolong Panji yang sudah lemas karena sempat tenggelam.
Setelah mendapat pertolongan pertama, Panji pun bisa selamat lalu dibawa ke RSUD KHZ Musthafa.
Kabarnya kini Panji sudah sadarkan diri dan kembali pulih.
Sementara Iyep Yudiana dinyatakan meninggal dunia dan telah dimakamkan di Tasikmalaya, kampung halamannya.
Aksi heroiknya menyelamatkan nyawa bocah patut diapresiasi, sosok Iyep Yudiana dikenal memiliki karir cemerlang.
Iyep merupakan perawat senior di RSMM Bogor.
Iyep juga merupakan alumni S1 Kesehatan Masyarakat FKM UI 2002 dan S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat (PKIP) FKM UI 2014.
Sebelum meninggal dunia, Iyep sempat membagikan postingan yang belakangan ramai dikomentari sahabat.
Satu hari sebelum tewas yakni pada 22 Maret 2026, Iyep mengunggah momen Lebaran 2026 bersama keluarga besar.
Iyep terlihat ceria karena bisa berkumpul dengan keluarga besar di hari raya Idul Fitri 2026.
Di unggahan tersebut Iyep tampak semringah bersama istri, anak-anak serta orangtua dan saudara.
"Mantap Pisan, Keluarga Abah Nahrudin Kumpul dari Berbagai Daerah Saat Lebaran 1447H. Mohon Maaf Lahir & Batin Ya," pungkas Iyep dalam postingannya.
Unggahan terakhir Iyep soal lebaran itu sontak ramai mendapatkan komentar duka cita dari sahabat.
"Innalillahi wainmailaihirojiun... Ya Alloh, smoga husnul khotimah.... Selamat jln sahabat terbaik dari jaman kita sekolah perawat dulu,"
"Innalilahi wainnailaihi rojiun... semoga Husnul khotimah,"
"Innalillahi wainnailaihi roji'un... Husnul khotimah a,"
"Inalillahi Husnul khotimah...akang orang baik,"
"iyeppp… semoga husnul khotimah ya pak, fufu…. sabar dan ikhlas ya bu semoga selalu diberikan kekuatan serta keikhlasan Aamiin,"
(TribunTrends.com)(TribunnewsBogor.com/khairunnisa)