LKPJ 2025 Pemkab Gowa Catat Penurunan Kemiskinan dan Lonjakan Ekonomi
Alfian March 29, 2026 09:22 PM

 

TRIBUN-TIMUR.COM, GOWA - Penurunan angka kemiskinan dan membaiknya kualitas hidup masyarakat menjadi sorotan utama dalam penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025 Pemerintah Kabupaten Gowa.

Laporan itu dipaparkan Bupati Gowa Husniah Talenrang dalam Rapat Paripurna DPRD Gowa di Ruang Rapat Paripurna Kantor DPRD Gowa, Minggu (29/3/2026).

Dihadiri, Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin, Kajari Gowa, Bambang Dwi Murcolono.

Kasdim 1409/Gowa, Mayor Arh. Yuliansyah, dan Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa, Andy Azis. 

Husniah Talenrang, menegaskan  keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari realisasi program, tetapi dari dampak nyata yang dirasakan masyarakat.

“Kami menempatkan dampak sebagai ukuran utama. Program harus hadir menjawab kebutuhan warga, baik dalam layanan dasar, peningkatan pendapatan, maupun perlindungan sosial yang lebih tepat sasaran,” ujarnya.

Baca juga: Pemkab Gowa dan IJTI Rumuskan Strategi Hapus Kemiskinan Ekstrem

Ia menjelaskan, capaian tersebut ditopang oleh fokus pada program yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.

Mulai dari penguatan layanan kesehatan, dukungan pendidikan, hingga pemberdayaan ekonomi melalui UMKM dan sektor pertanian.

Data dalam LKPJ 2025 menunjukkan tren positif pada sejumlah indikator makro.

Indeks Pembangunan Manusia meningkat dari 73,01 menjadi 74,22, mencerminkan perbaikan akses pendidikan dan kesehatan.

Pertumbuhan ekonomi juga naik signifikan dari 5,01 menjadi 7,05.

Sementara itu, angka kemiskinan berhasil ditekan dari 6,86 menjadi 6,64.

“Kami memastikan setiap intervensi tidak bersifat umum, tetapi diarahkan pada kelompok yang benar-benar membutuhkan agar hasilnya lebih terasa dan berkelanjutan,” jelasnya.

Meski begitu, Husniah mengakui masih ada tantangan yang perlu dibenahi.

Di antaranya pengangguran dan pemerataan infrastruktur
.
“Kami melihat secara jujur area yang belum optimal. Dari situ, langkah perbaikan disusun agar manfaat pembangunan semakin luas dan merata,” tegasnya.

Ia menambahkan, konsistensi menjaga kualitas program menjadi kunci agar capaian tidak bersifat sementara.

“Fokus kami ke depan adalah menjaga keberlanjutan dampak, memastikan program tetap berjalan efektif, tepat sasaran, dan memberi manfaat langsung bagi masyarakat Gowa,” pungkasnya.

Rapat paripurna ini dipimpin Wakil Ketua I DPRD Gowa, Hasrul Abdul Rajab.

Ia menegaskan pembahasan LKPJ diarahkan untuk memperkuat fungsi pengawasan dan pendalaman substansi kebijakan.

“Kami menyambut baik penyampaian LKPJ ini dan memberikan apresiasi atas capaian yang telah ditunjukkan. Selanjutnya, DPRD akan menindaklanjuti melalui pembahasan di tingkat pansus agar seluruh program dapat dikaji secara komprehensif,” ujarnya.

Melalui mekanisme tersebut, DPRD memastikan setiap capaian diuji secara objektif.

Sekaligus menjadi dasar penyusunan rekomendasi yang lebih tajam agar arah pembangunan ke depan semakin terukur dan berdampak langsung bagi masyarakat.(*)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.