Lupa Jumlah Rakaat Saat Shalat? Ini Tata Cara Sujud Sahwi dan Bacaaannya
Mawaddatul Husna March 30, 2026 12:49 AM

TRIBUNGAYO.COM - Sujud sahwi merupakan sujud yang dilakukan karena adanya kelalaian dalam shalat.

Amalan ini berfungsi untuk menutupi kekurangan atau kesalahan agar shalat tetap sah dan sempurna.

Jika seseorang lupa jumlah rakaat, maka dianjurkan mengambil jumlah yang paling sedikit (yang diyakini), kemudian menyempurnakan shalat dan melakukan sujud sahwi.

Sujud sahwi dilakukan untuk menutupi kekurangan atau kesalahan dalam shalat, baik karena lupa gerakan maupun adanya penambahan yang tidak seharusnya.

Tata Cara Sujud Sahwi

Tata cara sujud sahwi dijelaskan oleh para ulama, salah satunya Imam An-Nawawi dalam kitab Raudhatut Thalibin wa ‘Umdatul Muftin.

Menurut Imam An-Nawawi, pendapat yang paling kuat menyebutkan bahwa sujud sahwi dilakukan sebelum salam dan dikerjakan sebanyak dua kali sujud.

Pelaksanaannya sebagai berikut:

  • Melakukan dua kali sujud
  • Di antara dua sujud duduk iftirasy (seperti duduk tasyahud awal)
  • Setelah sujud kedua, dianjurkan duduk tawarruk (seperti tasyahud akhir) sebelum salam.

Bacaan Sujud Sahwi

Menurut ulama Syafi’iyah, tidak ada bacaan khusus dalam sujud sahwi. Bacaan yang digunakan sama seperti sujud dalam shalat biasa:

سُبْحَانَ رَبِّىَ الأَعْلَى

“Subhana rabbiyal a'la” (Maha Suci Tuhanku Yang Maha Tinggi)

سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ رَبَّنَا وَبِحَمْدِكَ ، اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِى

“Subhanaka Allahumma rabbana wa bihamdika, Allahumma ighfir li”

Namun terdapat riwayat lain yang menyebutkan bacaan:

سُبْحَانَ مَنْ لَا يَنَامُ وَلَا يَسْهُو

Subḫâna man lâ yanâmu wa lâ yashu

Artinya: “Mahasuci Allah Zat yang tidak tidur dan tidak lupa.”

Waktu Pelaksanaan Sujud Sahwi

Waktu pelaksanaan sujud sahwi dapat berbeda tergantung kondisi yang terjadi:

1. Jika Ada Kekurangan

Jika terdapat kekurangan dalam shalat, seperti lupa tasyahud awal, maka sujud sahwi dilakukan sebelum salam.

2. Jika Ada Penambahan

Jika terjadi penambahan rakaat, maka sujud sahwi dilakukan setelah salam.

3. Jika Terlanjur Salam

Jika sudah salam tetapi masih ada kekurangan rakaat, maka rakaat dilengkapi terlebih dahulu, kemudian sujud sahwi dilakukan setelah salam.

4. Jika Ragu dalam Shalat

Jika muncul keraguan setelah menentukan yang lebih yakin, maka sujud sahwi dilakukan setelah salam.

5. Jika Ragu Jumlah Rakaat yang Telah Dilakukan

Jika ragu antara dua jumlah rakaat, misalnya lima atau enam, maka sujud sahwi dilakukan sebelum salam. (*)

Baca juga: Shalat Tahajud Amalan Istimewa di Sepertiga Malam, Berikut Niat dan Doanya

Baca juga: Kumpulan Doa Pendek agar Mudik Aman dan Lancar, Lengkap Bahasa Arab Latin dan Terjemahan

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.