Konflik Timur Tengah Berdampak ke Ekonomi Papua Barat, Warga Diimbau Bijak Gunakan BBM
Hans Arnold Kapisa March 30, 2026 11:44 AM

TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Kepala Biro Perekonomian Setda Papua Barat, Jeffry Auparai, mengimbau masyarakat untuk lebih bijak menggunakan bahan bakar minyak (BBM) di tengah ketidakpastian global.

Menurutnya, efisiensi energi menjadi langkah penting agar ketersediaan BBM tetap terjaga.

“Kesadaran bersama sangat penting. Dengan penggunaan energi yang lebih hemat, kita bisa menjaga ketersediaan BBM dan menghindari kesulitan di masa mendatang,” ujar Auparai di Manokwari, Senin (30/3/2026).

Jeffry menyoroti dampak konflik di kawasan Timur Tengah yang turut memengaruhi perekonomian global, termasuk Indonesia dan Papua Barat.

Ketegangan geopolitik internasional, katanya, memberikan tekanan besar pada sektor energi dunia, khususnya minyak dan gas, yang berimbas langsung pada stabilitas ekonomi dan pasokan energi.

“Gejolak global ini tidak hanya dirasakan satu negara saja, tetapi seluruh dunia. Dampaknya paling terasa pada sektor energi, terutama kenaikan harga dan keterbatasan pasokan,” jelasnya.

Selain sektor energi, kondisi global juga berpengaruh terhadap perputaran ekonomi yang diperkirakan tidak akan berjalan maksimal seperti tahun-tahun sebelumnya.

Baca juga: Ditjen Imigrasi Tingkatkan Kesiapsiagaan Dampak Penutupan Wilayah Udara Timur Tengah

Karena itu, masyarakat diimbau menerapkan pola belanja yang lebih selektif dengan memprioritaskan kebutuhan utama.

Untuk menjaga stabilitas harga, Jeffry menekankan pentingnya sinergi antara Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) bersama aparat keamanan, termasuk Polda Papua Barat, melalui operasi pasar.

Langkah ini dilakukan untuk mencegah penimbunan barang serta memastikan distribusi kebutuhan pokok tetap lancar.

Ia menegaskan bahwa sejumlah pasar raykat di Manokwari, seperti Pasar Wosi dan Pasar Sanggeng, menjadi fokus pengawasan guna menjaga stabilitas harga dan ketersediaan barang.

Ia juga berharap pemerintah kabupaten di seluruh wilayah Papua Barat mengambil langkah konkret dalam pengendalian inflasi sesuai kondisi daerah masing-masing.

Terakhir, Jeffry mengapresiasi kepedulian Gubernur Papua Barat yang turun langsung memantau aktivitas pasar dan pelaku usaha, serta menginstruksikan organisasi perangkat daerah (OPD) untuk aktif melakukan intervensi pasar demi melindungi daya beli masyarakat.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.