Deteksi Dini Diperketat, Intelkam Polda Maluku Diminta Bergerak Lebih Cepat Baca Situasi Kamtibmas
Fandi Wattimena March 30, 2026 01:52 PM

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Jenderal Louis

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Upaya menjaga stabilitas keamanan di Maluku tak lagi cukup dengan pola responsif. 

Kepolisian kini mendorong perubahan pendekatan dengan membaca potensi gangguan sejak dini sebelum menjadi ancaman nyata.

Pesan itu mengemuka dalam apel pagi gabungan yang dipimpin Direktur Intelijen Keamanan (Dirintelkam) Polda Maluku, Kombes Pol I Gede Arsana, di Lapangan Letkol Pol Chr Tahapary, Tantui, Kota Ambon, Senin (30/3/2026).

Apel tersebut diikuti personel dan aparatur sipil negara (ASN) sebagai bagian dari konsolidasi internal pasca rangkaian tugas pengamanan wilayah.

Dalam arahannya, Arsana menegaskan bahwa kekuatan utama kepolisian saat ini terletak pada kecepatan membaca dinamika lapangan, bukan sekadar bertindak setelah kejadian.

“Monitoring situasi kamtibmas harus dilakukan secara intensif dan dilaporkan secara berjenjang. Ini menjadi bagian penting dalam mendukung pengambilan kebijakan pimpinan,” tegasnya.

Baca juga: Sampah Mulai Tertangani, Wali Kota Ambon Imbau Pegawai Tanam Gadihu di Kantor Pemerintahan 

Baca juga: Sepekan Usai Lebaran, Harga Cabai di Tual Tembus Rp. 200 Ribu per Kilogram

Ia mengingatkan, setiap informasi sekecil apa pun yang berkembang di masyarakat harus segera ditangkap, dianalisis, dan dilaporkan.

Mekanisme ini menjadi kunci dalam sistem deteksi dini dan peringatan cepat, sebagaimana diatur dalam Instruksi Kapolri Nomor 1 Tahun 1997.

Tak hanya soal teknis, Arsana juga menekankan perubahan mindset di kalangan personel intelijen. 

Aparat dituntut lebih proaktif, adaptif, dan sensitif terhadap potensi gangguan sosial yang bisa berkembang menjadi konflik terbuka.

Di sisi lain, ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran yang dinilai berhasil menjaga situasi keamanan di Maluku tetap kondusif.

Momentum apel ini juga dimanfaatkan untuk menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah kepada personel yang merayakan.

“Terima kasih kepada seluruh personel dan ASN yang telah melaksanakan tugas dengan baik, sehingga situasi kamtibmas di wilayah Maluku tetap kondusif,” ujarnya.

Apel gabungan ini bukan sekadar rutinitas seremonial. Lebih dari itu, menjadi penegasan bahwa fungsi intelijen kini ditempatkan sebagai garda terdepan dalam menjaga stabilitas daerah.

Dengan sistem pelaporan yang cepat, akurat, dan terintegrasi, Polda Maluku berupaya memastikan setiap potensi gangguan dapat diantisipasi sebelum berkembang menjadi ancaman nyata. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.