Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Jenderal Louis
AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Pengamanan ketat dilakukan aparat kepolisian dalam pelaksanaan tradisi adat Pukul Sapu di Desa Mamala dan Morella, Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah, Sabtu (28/3/2026).
Sebanyak 637 personel gabungan dari Polda Maluku dan Polresta Ambon dikerahkan untuk memastikan kegiatan budaya tahunan tersebut berlangsung aman dan tertib.
Operasi pengamanan ini dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim Polresta Ambon, Kompol. Androyuan Elim bersama jajaran, serta melibatkan personel Polsek Leihitu.
Baca juga: Sepekan Usai Lebaran, Harga Cabai di Tual Tembus Rp. 200 Ribu per Kilogram
Baca juga: Prakiraan Cuaca Senin 30 Maret 2026: di Maluku Mayoritas Berawan, Hanya 3 Wilayah Hujan Ringan
Fokus utama pengamanan tidak hanya di lokasi acara, tetapi juga sejak akses masuk menuju wilayah Mamala dan Morella.
Aparat melakukan razia terhadap kendaraan roda dua dan roda empat yang melintas.
Dalam razia tersebut, petugas menyasar berbagai potensi gangguan keamanan, seperti minuman keras, senjata tajam, hingga barang berbahaya lainnya.
Langkah ini dinilai penting mengingat tingginya antusiasme masyarakat yang datang untuk menyaksikan maupun mengikuti tradisi Pukul Sapu, yang setiap tahun selalu menyedot perhatian publik.
Selain razia, ratusan personel juga disiagakan di sejumlah titik strategis dan lokasi rawan untuk mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas selama kegiatan berlangsung.
Di bawah komando Kompol Androyuan Elim, pengamanan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari pencegahan hingga pengawasan langsung di lapangan.
Pendekatan preventif menjadi kunci agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan tanpa insiden.
Tradisi Pukul Sapu sendiri merupakan warisan budaya masyarakat Mamala dan Morella yang memiliki nilai historis dan filosofis mendalam.
Tradisi ini tidak hanya menjadi bentuk penghormatan kepada leluhur, tetapi juga simbol keberanian, solidaritas, serta mempererat hubungan persaudaraan antarwarga.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol. Rositah Umasugi, menegaskan komitmen kepolisian dalam menjaga keamanan setiap kegiatan masyarakat.
“Polda Maluku bersama jajaran berkomitmen memberikan pengamanan terbaik pada setiap kegiatan masyarakat, termasuk tradisi adat seperti Pukul Sapu. Upaya preventif melalui razia dan pengawasan dilakukan untuk mencegah potensi gangguan sejak dini, sehingga masyarakat dapat melaksanakan kegiatan dengan aman dan nyaman,” ujarnya.
Secara keseluruhan, seluruh rangkaian kegiatan pengamanan dan razia berjalan aman, tertib, dan lancar hingga selesai.(*)