Beto Buka Rahasia Hattrick di Usia 45 Tahun: Pelukan Anak dan Masakan Istri Jadi Bahan Bakar!
Rustam Aji March 30, 2026 04:07 PM

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG – Sosok striker naturalisasi Alberto "Beto" Goncalves membuktikan bahwa usia hanyalah angka.

Di umurnya yang telah menginjak 45 tahun, Beto menjadi aktor utama kemenangan telak 6-1 PSIS Semarang atas Persipal Palu dalam lanjutan Pegadaian Championship 2025/2026, Minggu (29/3/2026) malam.

Eks penyerang Persipura Jayapura ini tampil trengginas dengan mencatatkan hattrick ke gawang Persipal.

Namun, di balik kegemilangannya di Stadion Jatidiri, Beto mengungkapkan bahwa motivasi terbesarnya bukanlah sekadar urusan teknis di lapangan, melainkan kehadiran keluarga di tribun penonton.

"Saya senang banget karena di pertandingan ini anak saya, istri, semua ada di stadion. Tatapan mereka memberikan dorongan yang berbeda bagi saya," ujar Beto kepada Tribunjateng.com, Senin (30/3/2026).

Beto mendedikasikan ketiga golnya tersebut secara khusus untuk ketiga buah hatinya.

Saat melakukan selebrasi, pemain yang masih tampak bugar di masa senja kariernya ini berulang kali menunjuk ke arah tribun tempat keluarganya berada.

Baca juga: PSIS Semarang Resmi Keluar dari Zona Degradasi!: Geser Persiba Balikpapan di Klasemen

"Hari ini luar biasa. Tiga gol ini saya dedikasikan untuk tiga anak saya, untuk keluarga. Jadi masing-masing anak saya 'dapat' satu gol," tuturnya sambil merekah senyum.

Ritual Beto Sebelum Bertanding

Menariknya, Beto membocorkan "ritual" sederhana yang ia jalani sebelum berangkat bertanding.

Alih-alih hanya bicara soal latihan fisik, ia menyebut dukungan domestik sebagai kunci ketajamannya di depan gawang lawan.

Masakan sang istri dan kasih sayang anak-anaknya diakuinya sebagai suplemen mental yang tak tergantikan.

"Ada masakan istri saya yang luar biasa, dan ciuman dari anak-anak saya menjadi motivasi bagi saya. Tanpa mereka dan Tuhan Yesus, saya bukan apa-apa," tegasnya.

Performa gemilang Alberto Beto Goncalves ini tidak hanya membawa kemenangan terbesar bagi Laskar Mahesa Jenar musim ini, tetapi juga menjadi bukti profesionalisme sang pemain dalam menjaga kondisi fisik di level kompetitif.

Kontribusinya sangat krusial bagi PSIS Semarang yang kini tengah berjuang mengamankan posisi di kasta kedua sepak bola nasional. (arl)

Baca juga: Tren Kuku "Galactic Shine": Intip Keseruan Workshop 3D Cat Eye di Aston Purwokerto

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.