Hot Pot Pakai 'Kotoran' Sapi Digemari di China, Kayak Gimana Rasanya?
GH News March 30, 2026 06:09 PM
Jakarta -

Di tengah maraknya tren kuliner unik di berbagai negara, sebuah hidangan asal China jadi sorotan karena bahan utamanya tidak biasa, yaitu menggunakan 'kotoran' sapi. Seperti apa rasanya?

Hidangan tersebut dikenal sebagai cow dung hotpot atau hot pot kotoran sapi yang berasal dari Provinsi Guizhou, wilayah pegunungan di barat daya China. Meski terdengar ekstrem, hidangan ini ternyata memiliki sejarah panjang dan nilai budaya yang kuat bagi masyarakat setempat.

Dilansir dari South China Morning Post (30/03/2026), cow dung hotpot yang juga dikenal sebagai 'niubie hotpot 'atau hot pot empedu sapi, dibuat dari cairan hasil pencernaan pertama di dalam perut sapi yang masih mengandung serat rumput yang belum tercerna.

Cairan tersebut kemudian dicampur dengan empedu sapi dan dimasak bersama daging sapi, jeroan, serta bumbu seperti bawang putih, jahe, daun bawang, dan cabai khas Guizhou. Proses memasaknya pun tidak jauh berbeda dengan hot pot pada umumnya, yakni semua bahan direbus hingga menghasilkan kuah berwarna hijau kecokelatan.

Hot Pot Pakai 'Kotoran' Sapi di ChinaHot Pot Pakai 'Kotoran' Sapi di China Foto: Handout/Site Culinary

Meski banyak orang menganggap hidangan ini menjijikkan, sejumlah orang yang mencobanya justru menyebut aromanya tidak seburuk yang dibayangkan. Seorang penulis kuliner, Lisa Cam, mengatakan bahwa aromanya justru mirip sup herbal China.

"Baunya tidak seperti yang dibayangkan banyak orang. Justru lebih mirip sup herbal China yang ringan." ujar Lisa. Rasa kuahnya pun disebut memiliki perpaduan gurih seperti kaldu daging sapi dengan sedikit rasa pahit yang mirip herbal.

Hidangan ini sebenarnya bukan sekadar makanan unik, melainkan bagian dari tradisi kuliner etnis minoritas Miao dan Dong yang telah lama tinggal di wilayah pegunungan Guizhou.

Dalam tradisi mereka, sapi dianggap sebagai sumber penting yang menyediakan nutrisi dari alam. Cairan dari perut sapi dianggap mengandung klorofil dan enzim pencernaan dari rumput serta tanaman herbal yang dimakan sapi sebelumnya.

Hot Pot Pakai 'Kotoran' Sapi di ChinaHot Pot Pakai 'Kotoran' Sapi di China Foto: Handout/Site Culinary

Selain itu, menurut kepercayaan pengobatan tradisional China, kuah hot pot ini dipercaya memiliki manfaat untuk mendinginkan tubuh dan membantu pencernaan, terutama setelah mengonsumsi makanan berat.

Namun, tidak semua orang di Guizhou menyukai hidangan ini. Salah satunya chef asal Guizhou, Alex He, mengaku belum pernah mencobanya.

"Saya tidak bisa menerima bahan-bahannya. Bagi saya, rasa makanan khas Guizhou itu lebih ke asam dan pedas," katanya.

Meski menu ini masih menimbulkan pro dan kontra, tapi cow dung hotpot tetap menjadi salah satu kuliner unik yang digemari di China sampai sekarang.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.