Prakirakan Cuaca BMKG untuk Cuaca Terkini dan Sepekan ke Depan di Wilayah Bandung Raya
Kemal Setia Permana March 30, 2026 06:28 PM

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Nandri Prilatama

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - BMKG memprakirakan selama sepekan terakhir akan masih berpotensi hujan dengan intensitas ringan sampai lebat di sebagian wilayah di Jawa Barat termasuk Bandung Raya.

Kondisi ini dipengaruhi beberapa faktor yang masih mendukung pertumbuhan awan konvektif, yakni suhu muka laut yang hangat di sebagian besar perairan Indonesia yang memicu tingginya suplai uap air, serta keberadaan pola siklonik di Samudera Hindia yang membentuk daerah belokan dan pertemuan angin tepat di atas Pulau Jawa.

Kepala Stasiun Geofisika BMKG, Teguh Rahayu mengatakan kondisi ini diperkuat aktifnya gelombang atmosfer di atas Jabar serta didukung kelembapan udara yang sangat tinggi pada lapisan 850-500 mb (berkisar 30-98 persen) dan tingkat labilitas atmosfer kategori ringan sampai kuat, yang secara kolektif menjadi pemicu utama meningkatnya potensi pertumbuhan awan konvektif skala lokal yang masif di sebagian besar wilayah Jabar.

"Ditinjau dari musim saat ini, sebagian wilayah Jabar bagian utara memasuki masa peralihan dan sebagian besar masih dalam periode musim hujan. Pada masa peralihan terdapat potensi hujan lebat yang dapat disertai angin kencang dalam skala lokal," katanya, Senin (30/3/2025) dalam keterangannya.

Baca juga: Jupe Bangga Bisa Melatih Pemain Sekaliber Layvin Kurzawa: Dia Terbiasa Dilatih Pelatih Top

Rahayu pun menyebut, awal musim kemarau di Jabar bervariasi mulai April, Mei, dan Juni. Lalu, puncak musim kemarau sebagian besar diprakirakan Juli dan Agustus.

Sepekan ke depan, ada beberapa dinamika atmosfer yang diprakirakan masih mendukung peningkatan suplai uap air dan pertumbuhan awan konvektif di sebagian wilayah Jabar, termasuk Bandung Raya.

"Di antaranya adalah suhu muka laut yang masih relatif hangat di sebagian perairan Indonesia bagian barat, masih ada potensi terbentuknya daerah belokan angin di sekitar wilayah Jabar, meski tidak persisten selama sepekan ke depan, gelombang atmosfer tipe Rossby Ekuatorial diprakirakan akan aktif di awal hingga pertengahan pekan, dan kondisi labilitas atmosfer masih diprakirakan bervariasi pada kategori ringan hingga kuat yang mendukung peningkatan potensi pembentukan awan konvektif pada skala lokal," katanya.

Rahayu menjelaskan potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat periode 30 Maret hingga 5 April 2026, adalah Kabupaten dan Kota Bogor, Subang, Cianjur, Kabupaten dan Kota Sukabumi, Kabupaten dan Kota Bandung, Bandung Barat, Sumedang, Indramayu, Majalengka, Kuningan, Garut, Kabupaten Tasikmalaya, Ciamis, Banjar, dan Pangandaran.

"Kami mengimbau kepada masyarakat dan instansi terkait agar waspada terhadap kondisi cuaca yang berubah tiba-tiba dan berpotensi menimbulkan bencana hidrometeorologi, seperti hujan lebat hingga sangat lebat, angin kencang, banjir, tanah longsor, pohon tumbang. Tetap tenang dan siaga, mengenali resiko di lingkungan sekitar," katanya. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.