TRIBUNJATIMTIMUR.COM - Persija Jakarta bak mendapat nasib kontras usai pemain Timnas Indonesia. Macan Kemayoran untung atau rugi?
Seperti yang diketahui, terdapat satu pemain Persija Jakarta yang mengalami cedera saat memperkuat Timnas Indonesia.
Pemain yang dimaksud adalah Mauro Zijlstra.
Mauro Zijlstra cedera pasca laga Timnas Indonesia melawan Saint Kitts and Nevis di ajang FIFA Series, Jumat (27/3/2026).
Baca juga: Sinyal Transfer Kejutan Persija pada Musim Depan, Eks Real Madrid Bakal Digaet Macan Kemayoran?
Baca juga: Sinyal Persebaya Adu Sikut dengan Persib Bandung dan Persija, 2 Pilar PSM Makassar Sebabnya
Penyerang Persija Jakarta dikonfirmasi mengalami cedera lutut yang cukup serius.
Adapun Mauro Zijlstra berpotensi absen lebih dari tiga bulan.
Cederanya Mauro Zijlstra menjadi kerugian tersendiri bagi Persija Jakarta.
Pasalnya, Mauro Ziljstra menjadi satu dari empat opsi penyerang tengah yang dimiliki Persija Jakarta.
Namun, Persija Jakarta bak mendapat berkah dibalik cederanya Mauro Zijlstra.
Hal ini mengingat adanya potensi Persija Jakarta mendapat ganti rugi dari FIFA.
Sebagai informasi, terdapat Panduan Perlindungan Klub FIFA yang telah disepakati.
Dikutip dari Backpage Sport, FIFA memberikan program perlindungan klub yang mencangkup risiko cedera pemain.
Pemain yang dilepas klub untuk bermain dalam jeda internasional FIFA mendapatkan jaminan.
FIFA harus membayar gaji pemain sesuai kontrak kerja baik cedera atau tidak.
Tambahan lagi jika pemain tersebut mengalami cedera maka FIFA akan memberikan kompensasi.
Klub hanya berhak mengajukan klaim kompensasi berdasarkan Program Perlindungan Klub FIFA jika masing-masing kondisi berikut terpenuhi:
(i) seorang pemain mengalami cacat total sementara sebagai akibat dari “kecelakaan”;
(ii) kecelakaan terjadi selama “waktu operatif”; dan
(iii) cedera tersebut mencegah pemain untuk bermain selama lebih dari 28 hari berturut-turut.
Cedera yang ditanggung adalah pemain yang absen lebih dari 2 minggu.
Dan seperti yang telah disebut, Mauro Zijlstra absen memperkuat Persija Jakarta karena cedera setidaknya selama dua minggu lebih.
Sehingga, seluruh gaji yang sesuai kontrak dengan Persija Jakarta akan dibayarkan FIFA.
Lalu berapa ganti rugi yang dibayarkan FIFA ke Persija Jakarta?
Klub akan mendapatkan kompensasi berdasarkan gaji tetap pemain, maksimal selama 365 hari.
Dihitung secara prorata harian hingga maksimal EUR 7,5 juta per cedera atau 146 miliar per hari ini, Senin sesuai kurs rupiah Indonesia.
Kompensasi tidak dibayarkan untuk 28 hari pertama cedera.
Gaji tetap seorang pemain adalah jumlah uang yang telah ditetapkan dan dibayarkan secara mingguan atau bulanan sesuai dengan kontrak kerja pemain tersebut.
Jumlah ini tidak termasuk jumlah variabel seperti biaya penandatanganan kontrak, pembayaran hak citra, dan bonus kinerja, dll.
Perlu juga dicatat bahwa Program ini memiliki batasan dana tahunan yang dibatasi hingga EUR 80 juta.
Jadi, jika ada sejumlah besar klaim besar dalam satu tahun tertentu, dana tersebut berpotensi habis.
(TribunJatimTimur.com)