TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Satu tahun kepemimpinan Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo bersama Wakil Wali Kota Wawan Harmawan, ditandai dengan bergulirnya deretan program unggulan.
Namun, selain itu, duet kepala daerah ini juga menitikberatkan perubahan pola hidup masyarakat melalui pendekatan rekonstruksi sosial, penguatan gotong royong, hingga peningkatan keamanan lingkungan.
Hasto Wardoyo menegaskan fokus utama kepemimpinannya adalah melakukan rekonstruksi sosial atau 'noto urip bareng', yakni menata kembali kebiasaan hidup agar lebih tertib, sehat dan berkelanjutan.
Menurutnya, perubahan perilaku, termasuk mengenai pola penanganan problem persampahan, menjadi kunci utama dalam membangun kota yang nyaman.
"Dulu masyarakat masih sering buang sampah sembarangan atau 'war wer', sekarang kita ajak untuk mulai memilah sampah dari rumah," ujarnya, dalam agenda "Syawalan dan Refleksi 1 Tahun Hasto-Wawan" di Taman Budaya Embung Giwangan, Senin (30/3/2026).
Program edukasi dan pendampingan terkait pemilahan sampah pun menjadi langkah konkret dalam mendorong kesadaran lingkungan serta mendukung sistem ekonomi sirkular di Kota Yogyakarta.
Di samping itu, Hasto juga menekankan pentingnya nilai gotong royong sebagai solusi dalam mengatasi persoalan sosial, termasuk kemiskinan, yang salah satunya diterapkan melalui program bedah rumah rutin setiap akhir pekan tanpa melibatkan APBD.
"Ini murni hasil kolaborasi dan gotong royong masyarakat. Warga kurang mampu bisa keluar dari kemiskinan dengan gotong royong. Bedah rumah ini jadi bukti nyata bahwa kebersamaan bisa menghadirkan solusi," jelasnya.
Baca juga: Satu Tahun Hasto-Wawan : Pastikan Tidak Ada Warga Kelaparan
Sementara itu, Wakil Wali Kota Yogyakarta, Wawan Harmawan, mengungkapkan bahwa dirinya bersama Hasto Wardoyo aktif turun langsung ke kampung-kampung melalui kegiatan blusukan.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana menyerap aspirasi masyarakat, namun juga bentuk keteladanan langsung, terutama dalam program pemilahan sampah.
"Kami tidak hanya mengajak, tapi juga memberikan contoh langsung kepada masyarakat, supaya warga juga ikut tergerak," tandas Wawali.
Dalam kesempatan tersebut, Hasto-Wawan sekalihus memberikan dertan penghargaan kepada pihak-pihak yang telah mendukung berbagai program pembangunan di Kota Yogyakarta satu tahun terakhir.
Antara lain, Bank Sampah Sekar Arum, pengawas pemilahan sampah Kuat Suparjono, Jade Tri Atmaja, dan Yusran Reta Wibawa, serta Srikandi Pilah Sampah, yakni Dian Wijaningrum.
Selain itu, apresiasi juga diberikan kepada Bank Sampah Suryo Resik, Pemuda Inovator Lingkungan Satrio Herlambang, serta Jawara Mas JOS (Masyarakat Jogja Olah Sampah), Aman Yuriadijaya. (*)