Jakarta (ANTARA) - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta membangun lima titik jalur penyeberangan kaki (zebra cross) di Jalan Soepomo, Tebet, Jakarta Selatan, untuk meningkatkan keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan.
“Kami berharap kehadiran zebra cross ini dapat mendukung mobilitas warga yang lebih aman dan tertib, sekaligus memperkuat budaya saling menghormati di jalan,” ujar Kepala Dinas Bina Marga Provinsi DKI Jakarta, Heru Suwondo, di Jakarta, Senin (30/3).
Ia mengakui belum tersedianya fasilitas penyeberangan di kawasan tersebut menyebabkan masyarakat tidak nyaman. Empat zebra cross di antaranya mulai dikerjakan pada Senin (30/3)
Menurut Heru, kondisi ini terjadi sebagai dampak dari kegiatan pemeliharaan berkala jalan serta pembangunan dan peningkatan trotoar pada akhir tahun 2025, yang menyebabkan marka zebra cross sebelumnya tertutup lapisan aspal baru.
Selain itu, curah hujan yang tinggi turut menjadi kendala dalam proses pengerjaan.
“Perlu diketahui, pemasangan kembali marka jalan tidak dapat dilakukan secara langsung setelah pengaspalan. Material marka thermoplastic memerlukan kondisi permukaan jalan yang telah melalui masa pengeringan optimal agar dapat melekat dengan baik serta memiliki daya tahan maksimal,” jelasnya.
Heru mengapresiasi kepedulian dan inisiatif masyarakat yang telah melakukan pengecatan jalan untuk difungsikan sebagai zebra cross. Partisipasi tersebut mencerminkan kesadaran kolektif akan pentingnya keselamatan di ruang publik.
Sejalan dengan itu, pada titik yang telah dibuat secara swadaya oleh masyarakat, penataan ulang zebra cross akan dilakukan secara bertahap sesuai standar teknis, dengan mempertimbangkan kondisi eksisting di lapangan.





