Dampak Perang Timur Tengah, Warga Polman Panik Kesulitan Cari BBM Eceran: Di Mana-mana Habis Pak
Abd Rahman March 31, 2026 12:47 PM

 

TRIBUN-SULBAR.COM, POLMAN- Antrean panjang terjadi di SPBU Lantora, Kecamatan Polewali, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar), Selasa (31/3/2026).

Antrean ini dipicu adanya kepanikan warga akan kelangkaan BBM dampak dari krisis energi imbas perang di Timur Tengah.

Warga ikut antre bercerita jika saat ini BBM di sejumlah pengecer pinggir jalan juga mulai sulit dijumpai.

Sehingga memilih antre selama berjam-jam di SPBU di Jl Andi Depu, Kelurahan Lantora, Kecamatan Polewali ini.

Baca juga: APBN Sulbar Februari 2026, Pendapatan Negara Lesuh, Tapi Belanja Negara Malah Ngegas 13 Persen

Baca juga: Kabar Harga BBM Naik, Warga Mamuju Langsung Serbu SPBU Simbuang hingga Antrean Meluber

Pantauan Tribun-Sulbar.com, kendaraan roda empat dan roda dua antre memanjang sejak pagi tadi.

Berjejer di sisi kiri jalan dari arah utara maupun sebaliknya untuk mengisi bahan bakar minyak (BBM).

Kendaraan antre terparkir di atas bahu jalan membuat arus lalu lintas di lokasi terhambat.

Panjang antrean kendaraan ini kurang lebih mencapai tiga Kilometer (Km) di sepanjang jalan.

Jalur pengisian khusus untuk sepeda motor nampak mengular mencapai ratusan unit kendaraan.

Nampak para pegawai SPBU Lantora tidak pernah berhenti mengisi BBM ke tangki kendaraan.

Salah satu warga yang ditemui, Naim mengaku ikut antre sejak pukul 07.00 Wita pagi tadi.

"Memang sudah langkah BBM pak, di sejumlah pengecer tadi juga sudah habis," kata Naim kepada wartawan.

Dia mengaku sudah kesulitan untuk memperoleh BBM di pengecer yang ada di pinggir jalan.

Naim menyebut sejumlah warga yang ikut datang mengantre BBM ini karena takut kehabisan bensin di kendaraan.

Begitu pula yang disampaikan warga lainya, Adrian saat ikut antre, dia tajuk kehabisan bensin.

"Saya tadi dari Binuang pak, sudah tidak ada saya liat bensin eceran, memang sudah mulai langka," ungkapnya.

Sebagian warga yang ikut antre di SPBU Takatidung ini nampak panik dan kecewa saat petugas SPBU menyampaikan BBM sudah habis.

Meski sudah antre lama, namun sebagian warga tidak memperoleh BBM karena sudah habis di SPBU Takatidung.

Warga nampak membubarkan diri dari antrean di halaman SPBU Takatidung karena BBM sudah habis.(*)

Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com, Fahrun Ramli

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.