TRIBUNJATENG.COM, PURWOKERTO- Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto menggelar Sidang Terbuka Senat Akademik dalam rangka Wisuda Sarjana ke-70, Magister ke-34, dan Doktor ke-13.
Kegiatan berlangsung di Auditorium Utama UIN Saizu Purwokerto, Selasa (31/3/2026).
Pada periode ini kampus ini resmi meluluskan sebanyak 656 wisudawan dari berbagai jenjang pendidikan.
Laporan tersebut disampaikan oleh Wakil Rektor I UIN Saizu Purwokerto, Prof. Suwito, di hadapan senat universitas, pimpinan akademik, tamu undangan, serta orang tua dan wali wisudawan.
"Kami laporkan, UIN Saizu Purwokerto pada Wisuda Sarjana ke-70, Magister ke-34 dan Doktor ke-13 Tahun 2026 meluluskan 618 sarjana (S1), 32 magister (S2), dan 6 doktor (S3). Jumlah total sebanyak 656 wisudawan. Ini menunjukkan konsistensi UIN Saizu Purwokerto dalam mencetak sumber daya manusia unggul setiap tahunnya," ujarnya.
Dari sisi kualitas akademik, capaian wisudawan tergolong membanggakan.
Rata-rata Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) untuk program sarjana mencapai 3,66, dengan rata-rata masa studi sekitar 4 tahun 3 bulan.
Sementara itu, program magister mencatat IPK rata-rata 3,80, dan program doktor mencapai 3,78.
Sebaran lulusan didominasi oleh Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) dengan total 277 wisudawan.
Disusul Fakultas Dakwah sebanyak 130 wisudawan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) 113 wisudawan, Fakultas Syariah 73 wisudawan serta Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Humaniora (FUAH) sebanyak 25 wisudawan.
Dalam kesempatan tersebut, universitas juga mengumumkan wisudawan terbaik tingkat universitas.
Predikat tersebut diraih oleh Etika Fatmaningsih dari Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) FTIK dengan raihan IPK 3,95.
Prestasi tersebut sekaligus menjadi IPK tertinggi pada wisuda tahun ini.
Selain itu, sejumlah mahasiswa UIN Saizu Purwokerto juga meraih predikat wisudawan terbaik di tingkat fakultas.
Di antaranya Rusmanto dari Program Studi S2 MMPI Pascasarjana dengan IPK 3,96, Zakiatul Amri dari Fakultas Dakwah dengan IPK 3,85, serta Shierly Anggraeni dari FEBI dengan IPK 3,91.
Tak hanya unggul dalam akademik, sejumlah wisudawan juga mencatatkan prestasi dalam bidang keagamaan.
Beberapa di antaranya berhasil menyelesaikan hafalan Al-Qur’an hingga 30 juz, seperti Nilna Zulfa Azkia, Dzihni Kholda Fauziyah, dan Anti Anfaul Lisani.
Total wisudawan hafiz-hafizoh ada 11 mahasiswa.
Data lain menunjukkan keberagaman profil lulusan.
Wisudawan termuda tercatat atas nama Nurul Afiani dengan usia 20 tahun.
Adapun IPK terendah pada wisuda kali ini tercatat sebesar 2,90.
Seluruh lulusan tersebut telah ditetapkan secara resmi melalui Keputusan Rektor Nomor 254 Tahun 2026 yang ditandatangani Rektor UIN Saizu Purwokerto, Prof. Ridwan, pada 9 Maret 2026 di Purwokerto.
Melalui momentum wisuda ini, pihak universitas berharap para lulusan mampu mengamalkan ilmu yang diperoleh serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Wisuda diharapkan menjadi awal perjalanan baru bagi para alumni untuk berperan aktif dalam pembangunan bangsa dengan tetap menjunjung tinggi nilai keilmuan dan keislaman. (***)