TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI – Layanan darurat Call Center Bahagia Pemerintah Kota Jambi kembali menunjukkan respons cepat dalam membantu warga.
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Kota Jambi berhasil menangani dua kejadian berbeda dalam waktu kurang dari 24 Jam.
Yakni evakuasi cincin yang tersangkut di jari warga serta penangkapan biawak berukuran besar di permukiman.
Kepala Dinas Damkartan Kota Jambi, Mustari Affandy, mengatakan kedua peristiwa tersebut menjadi bukti nyata kesiapsiagaan petugas dalam memberikan pelayanan cepat, tepat, dan profesional kepada masyarakat.
Peristiwa pertama terjadi pada Senin (30/3/2026) malam. Laporan diterima sekitar pukul 19.45 WIB melalui layanan Call Center Bahagia dari seorang warga bernama Hadi Sucipto, yang berdomisili di Jalan Gunung Kidul, RT 08, Kelurahan Talang Banjar, Kecamatan Jambi Timur.
“Korban datang langsung ke Mako Damkartan bersama orang tuanya karena mengalami rasa sakit akibat cincin yang tidak bisa dilepas sejak satu hari sebelumnya,” ujar Mustari Affandi Selasa (31/3/2026).
Tim Pleton 2 Mako yang dipimpin Danru 3 Suprapto segera melakukan penanganan. Dengan menggunakan mesin gerinda mini, cincin berbahan titanium berhasil dipotong dan dilepaskan.
“Proses evakuasi berjalan lancar dan hanya memakan waktu sekitar 10 menit tanpa menimbulkan cedera tambahan,” jelasnya.
Sementara itu, peristiwa kedua terjadi pada Selasa (31/3/2026) siang di kawasan Jalan HOS Cokroaminoto, Kelurahan Suka Karya, Kecamatan Kota Baru.
Laporan diterima sekitar pukul 12.15 WIB melalui WhatsApp Damkar dari warga bernama Gatot. Tim langsung bergerak cepat dari Mako Damkar pada pukul 12.18 WIB dan tiba di lokasi hanya dalam waktu tiga menit.
“Jarak lokasi yang hanya sekitar 150 meter membuat respons bisa dilakukan dengan sangat cepat,” kata Mustary.
Dalam operasi tersebut, tim Pleton III Mako di bawah komando Danru 3 Adriyansyah menerjunkan lima personel dengan peralatan rescue lengkap, seperti stick grab, stick hook, tali jerat, serta alat pelindung diri (APD).
Biawak dengan panjang sekitar 1,5 meter berhasil ditangkap dengan aman menggunakan alat khusus. Seluruh proses evakuasi berlangsung sekitar 10 menit tanpa kendala maupun cedera pada petugas.
Mustary menegaskan, kedua penanganan tersebut merupakan bagian dari komitmen Damkartan dalam memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat, tidak hanya dalam penanganan kebakaran tetapi juga berbagai kondisi darurat lainnya.
“Layanan Call Center Bahagia 112 hadir untuk memastikan masyarakat mendapatkan bantuan secara cepat, tepat, dan terukur. Kami siap melayani 24 jam,” tegasnya.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak ragu memanfaatkan layanan tersebut jika menghadapi situasi darurat di lingkungan sekitar.
Pelayanan ini, lanjutnya, telah berpedoman pada Permendagri Nomor 114 Tahun 2018 tentang Standar Teknis SPM Sub Urusan Kebakaran Daerah Kabupaten/Kota.
Dengan adanya layanan terpadu ini, Pemerintah Kota Jambi berharap masyarakat semakin merasa aman dan terbantu dalam menghadapi berbagai kondisi darurat. (Tribunjambi.com/M Yon Rinaldi).
Baca juga: Setahun Kepemimpinan Maulana–Diza, Program Kota Jambi Bahagia Mulai Tunjukkan Dampak Nyata