Anggota DPR Usul Anggaran MBG Dihentikan Seminggu, Uangnya Buat Bangun Daerah Bencana
jonisetiawan March 31, 2026 03:38 PM

 

TRIBUNTRENDS.COM - Di tengah upaya pemerintah menjalankan program prioritas nasional, muncul gagasan yang menyoroti pentingnya fleksibilitas anggaran dalam situasi darurat.

Ketika bencana melanda dan kebutuhan mendesak meningkat, muncul dorongan agar kebijakan yang ada dapat disesuaikan demi membantu pemulihan masyarakat terdampak.

Usulan Alih Fungsi Sementara Anggaran MBG

Anggota Komisi II DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Deddy Sitorus, mengusulkan agar anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) dapat dimanfaatkan sementara untuk membantu pembangunan pascabencana di wilayah Sumatera.

Baca juga: Bukan 5 Hari, BGN Putuskan Jatah MBG di Daerah Ini Lebih Banyak dari Kota Lain: Dapat Jatah Ekstra

Menurutnya, jika kegiatan belajar mengajar dilakukan dari rumah (WFH) dalam waktu tertentu, anggaran MBG selama satu minggu saja sudah bisa memberikan dampak signifikan bagi daerah terdampak.

"Saya pribadi malah berharap kalau kita WFH itu anak-anak sekolah Pak, anggaran MBG itu dikasih satu minggu aja buat pembangunan daerah yang terkena bencana sudah sangat membantu," ujar Deddy dalam rapat bersama Tito Karnavian di Komisi II DPR, Jakarta.

Respons terhadap Dampak Bencana dan Krisis Energi

Selain untuk pemulihan pascabencana, Deddy juga menilai anggaran tersebut berpotensi membantu daerah yang terdampak kondisi global, termasuk potensi kekurangan bahan bakar akibat konflik di Timur Tengah.

"Sekaligus membantu negara yang sekarang potensi kekurangan BBM itu luar biasa tapi mungkin yang MBG-nya enggak mau kasih," tuturnya.

Pernyataan ini mencerminkan kekhawatiran terhadap tekanan ekonomi yang bisa dirasakan daerah, terutama saat terjadi gangguan pada sektor energi.

POLEMIK MBG -
POLEMIK MBG - Anggota Komisi II DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Deddy Sitorus, mengusulkan agar anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) dapat dimanfaatkan sementara untuk membantu pembangunan pascabencana di wilayah Sumatera. (Instagram @badangizinasional.ri)

Seruan Empati untuk Daerah Terdampak

Deddy menekankan pentingnya solidaritas nasional terhadap masyarakat yang terdampak bencana, khususnya di wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Ia mengingatkan bahwa empati dan kebersamaan menjadi kunci dalam menghadapi situasi sulit.

"Tapi kalau kita nggak sama-sama bertepa salira terhadap penderitaan saudara-saudara kita di tiga provinsi itu lalu siapa lagi?" ujarnya.

Baca juga: Mobil MBG Jadi Mobil Sampah: Skandal di Nabire yang Paksa BGN Bekukan Operasional SPPG Siriwini

Harapan Disampaikan ke Presiden

Usulan tersebut diharapkan dapat diteruskan oleh Tito Karnavian selaku Ketua Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana di Sumatera kepada Presiden Prabowo Subianto.

Deddy meminta agar gagasan ini dibahas dalam rapat terbatas pemerintah sebagai bahan pertimbangan kebijakan.

"Ini saya harap tolong dibawa ke ratas, Pak, disampaikan kepada Pak Presiden secara terbuka kami berharap pada Bapak," katanya.

Baca juga: Purbaya Setuju MBG Dipangkas Jadi 5 Hari, BGN: Kecuali Daerah 3T, Tingginya Stunting Jadi Alasan

Dilema Prioritas Anggaran

Usulan ini membuka ruang diskusi lebih luas mengenai prioritas penggunaan anggaran negara. Di satu sisi, program MBG bertujuan meningkatkan gizi anak-anak sebagai investasi jangka panjang.

Di sisi lain, kebutuhan mendesak pascabencana juga menuntut respons cepat dan sumber daya yang tidak sedikit.

Keputusan yang diambil nantinya akan mencerminkan bagaimana pemerintah menyeimbangkan antara kebutuhan jangka pendek dan kepentingan jangka panjang dalam situasi krisis.

***

(TribunTrends/Kompas)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.