TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Gojek berkolaborasi dengan Kementerian Perhubungan Republik Indonesia dalam menghadirkan fitur pemantauan arus mudik secara langsung melalui aplikasi Gojek untuk membantu masyarakat memantau kondisi perjalanan selama periode mudik dan arus balik Lebaran 2026.
Melalui fitur ini, pengguna dapat mengakses 4.000 titik pemantauan perjalanan yang tersebar di berbagai wilayah di Indonesia secara real time.
Inisiatif ini dihadirkan guna memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam merencanakan perjalanan, menghindari kepadatan, serta memastikan perjalanan mudik dan arus balik berlangsung lebih nyaman dan aman.
Melalui fitur tersebut, pengguna dapat memantau kondisi lalu lintas di berbagai jalur utama, termasuk jalan tol, jalur arteri, kawasan terminal, pelabuhan, hingga titik-titik keramaian yang kerap menjadi pusat pergerakan pemudik.
Informasi ini dapat diakses langsung dari aplikasi Gojek sehingga masyarakat dapat mengambil keputusan perjalanan dengan lebih baik.
Guntur Arbiansyah selaku Head of Regional Corporate Affairs Gojek wilayah Jawa Barat, Jawa Tengah & Yogyakarta menyampaikan momentum mudik selalu menjadi momen penting bagi masyarakat Indonesia.
"Melalui fitur pemantauan arus mudik di aplikasi Gojek yang mencakup 4.000 titik di berbagai wilayah, kami berharap masyarakat dapat memperoleh informasi perjalanan secara lebih mudah sehingga dapat merencanakan perjalanan dengan lebih nyaman,” ujarnya.
Dengan tersedianya ribuan titik pemantauan perjalanan ini, masyarakat diharapkan dapat memanfaatkan informasi tersebut untuk merencanakan perjalanan dengan lebih matang, terutama saat menghadapi puncak arus balik Lebaran.
Kedepannya, Gojek akan terus menghadirkan berbagai inovasi berbasis teknologi untuk mendukung mobilitas masyarakat.
Sekaligus memberikan pengalaman perjalanan yang lebih aman, nyaman, dan terinformasi dengan baik selama momen penting seperti mudik Lebaran. (***)