BOLASPORT.COM - Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, berbicara soal dream team skuad Garuda setelah menjalani dua laga bersama tim. Ia menyinggung Rizky Ridho, Beckham Putra, hingga Dony Tri Pamungkas yang disebut akan jadi masa depan tim.
John Herdman baru menjalani debutnya sebagai pelatih Timnas Indonesia dan telah menjalani dua pertandingan.
Walaupun baru dua kali memimpin pertandingan Timnas Indonesia, John Herdman mendapat banyak pujian.
Juru taktik asal Inggris itu dinilai berhasil menangani Timnas Indonesia meski baru dua bulan menjabat sebagai juru taktik skuad Garuda.
John Herdman debut dengan bawa tim Merah Putih menang 4-0 atas Saint Kitts and Nevis, pada Jumat (27/3/2026).
Walaupun dalam laga kedua mereka kalah tipis 0-1 dari Bulgaria dalam final FIFA Series 2026, di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (30/3/2026).
Mantan pelatih Timnas Kanada tersebut tetap dipuji karena memang mampu menunjukkan permainan yang luar biasa.
Setelah menjalani dua laga dengan mulus, John Herdman pun tak lepas dari pertanyaan apakah ia telah menemukan dream team untuk meloloskan skuad Garuda ke Piala Dunia 2030.
“Saya rasa kalau Anda bertanya kepada saya pada 2018 saat saya mengambil alih tim nasional putra Kanada, seperti apa tim itu pada 2022, jawabannya akan sangat berbeda dari saat saya memulai,” ujar John Herdman kepada awak media termasuk BolaSport.com, di SUGBK, Jakarta.
“Dan ini adalah bagian dari perjalanan yang akan kita jalani,” ucapnya.
Pelatih yang membawa Timnas Kanada lolos ke Piala Dunia 2022 lalu itu mengatakan bahwa terkait pemain impian itu masih bisa berubah.
Namun, sebagai pelatih tentu saja ia memiliki keinginan untuk bisa menemukan pemain terbaik.
Oleh karena itu, pencarian pemain impian tentu akan dilakukan, karena perjalanan untuk bisa lolos ke Piala Dunia 2030 memang tak mudah.
“Beberapa pemain akan bertahan, dan beberapa lainnya akan terus melanjutkan perjalanan ini, terus berjuang untuk Indonesia, serta meningkatkan kualitas. Tetapi kami harus memenangkan pertandingan,” kata John Herdman.
“Saya harus menemukan pemain yang memiliki hasrat mutlak, naluri pembunuh, semangat, dan kemauan untuk datang ke sini, berjuang, untuk Anda, untuk semua orang, demi memastikan kita lolos ke 2030. Itulah misinya,” tegasnya.
Pelatih berusia 50 tahun tersebut menyamakan situasinya sekarang seperti saat oertama kali menukangi Timnas Kanada.
Menurutnya, saat itu ia pun belum punya gambaran jelas terkait skuad terbaiknya.
Akan tetapi, akhirnya bermunculan pemain-pemain kelas dunia seperti Alphonso Davies, Jonathan David, dan Tajon Buchanan.
Untuk itu, selama dua bulan di Indonesia dan telah menjalani dua laga bersama tim Merah Putih.
Herdman percaya Indonesia memiliki banyak pemain potensial, sehingga ia cukup percaya diri.
“Saya rasa Indonesia baru saja memulai. Saya pikir kita masih punya lebih banyak potensi dan akan ada lebih banyak pemain yang muncul. Kami akan melihat ke Eropa, kami juga akan melihat pemain-pemain lokal kita,” ungkap Herdman.
Ia bahkan menyebut beberapa pemain muda yang sangat potensial milik Indonesia saat ini seperti Dony Tri Pamungkas, Rizky Ridho, dan Beckham Putra.
Menurutnya, ketiga pemain ini merupakan masa depan skuad Garuda karena memang memiliki kualitas yang bagus.
“Sekali lagi, bagi saya Dony Tri adalah pemain yang memiliki potensi besar, potensi yang sangat besar untuk menjadi pemain top. Dan lagi, melihat Rizky Ridho, Beckham Putra, mereka adalah tiga pemain yang menunjukkan kepercayaan diri yang tinggi. Dan saya percaya kepada mereka,” Herdman.
Bahkan ia percaya ketiga pemain Timnas Indonesia ini bisa lebih berkembang lagi nantinya.
“Saya percaya mereka bisa mengekspresikan diri mereka, mereka terus berkembang,” jelas John Herdman.
“Dan mereka hanya akan menjadi lebih baik dengan pelatihan serta dengan pemain-pemain yang bermain bersama mereka.”
Mantan pelatih Toronto FC tersebut mengaku bahwa ia bisa membawa Kanada tampil di Piala Dunia setelah absen 36 tahun ini bukan tanpa proses panjang.
Menurutnya, itu terjadi karena semua para pemain dan tim bekerja keras bersama, sehingga ia pun menegaskan bahwa tak ada ‘dream team’ saat ini.
Ia percaya Timnas Indonesia akan terus berkembang ke depannya, sehingga para pemain pun lebih baik.
“Jadi saya percaya tim yang Anda lihat sekarang akan berbeda seiring waktu,” tutur Herdman.
“Tidak ada tim impian. Tim ini akan menjadi lebih baik, akan berkembang, dan kita akan menemukan lebih banyak pemain baru, sementara para pemain yang ada sekarang juga akan terus meningkat,” pungkasnya.