Antara MacBook Neo dan MacBook Air M2, Mana yang Lebih Layak Dipilih di 2026?
Joko Widiyarso March 31, 2026 06:02 PM

 

TRIBUNJOGJA.COM - Pengumuman rilis MacBook Neo pada Rabu (4/3/2026) sebagai salah satu lini MacBook termurah dari Apple menjadi perbincangan menarik.

Di Amerika Serikat, MacBook Neo dibanderol mulai dari 599 dolar AS atau sekitar Rp10 jutaan.

Harga tersebut menjadi daya tarik tersendiri bagi konsumen yang ingin memiliki MacBook untuk pertama kalinya.

Di sisi lain, calon pembeli juga dapat mempertimbangkan alternatif lain, seperti MacBook Air M2.

Perbandingan antara MacBook Neo dan MacBook Air M2 menjadi relevan karena keduanya berada di rentang harga yang tidak beda jauh di pasar Indonesia.

Baca juga: Apple Merilis MacBook Neo, Laptop Rp 10 Jutaan untuk Pelajar dan Mahasiswa

Perbandingan MacBook Neo dan MacBook Air M2

Perbandingan antara MacBook Neo dan MacBook Air M2 dapat dilihat dari sejumlah sisi teknis, mulai dari performa, model, hingga fitur yang ditawarkan.

Dari sisi performa, MacBook Air M2 menggunakan chip M2 yang dirancang khusus untuk kebutuhan komputasi laptop.

Chip M2 ditenagai dengan 8-core CPU (4 performa + 4 efisiensi), 8-core GPU, dan 16-core Neural Engine.

Sementara itu, MacBook Neo dibekali chip A18 Pro yang lebih berfokus pada efisiensi daya dan penggunaan harian.

Chip A18 Pro ditenagai dengan 6-core CPU (2 performa + 4 efisiensi), 5-core GPU, dan 16-core Neural Engine.

Kedua model dasar sama-sama dilengkapi RAM 8GB unified. Pada MacBook Neo, RAM tetap 8GB (tidak dapat diupgrade).

Sedangkan pada MacBook Air M2, RAM 8GB dapat diatur hingga 16GB atau 24GB melalui opsi konfigurasi pembelian.

Baca juga: Rekomendasi Tempat Service Perangkat Apple di Jogja: Solusi untuk iPhone, iPad, dan MacBook

Di sisi kapasitas penyimpanan, varian pada MacBook Neo tersedia dengan SSD 256GB atau 512GB.

Sedangkan varian pada MacBook Air M2 ada empat: 256GB, 512GB, 1TB, dan 2TB SSD.

Dari segi tampilan layar, MacBook Neo memiliki layar Liquid Retina 13,0 inci (2408×1506 piksel) dengan kecerahan 500 nits.

Air M2 memiliki layar Liquid Retina yang sama, namun dengan ukuran layar lebih luas yaitu 13,6 inci (2560×1664) dengan kecerahan 500 nits.

Terdapat juga produk MacBook Air M2 dengan ukuran layar 15,3 inci (2880 x 1864 piksel) dengan kecerahan 500 nits yang rilis pada tahun 2023.

Di sisi daya tahan baterai, MacBook Neo memiliki baterai berkapasitas 36,5 Wh atau 10.000 mAh yang diklaim tahan hingga 16 jam streaming video atau 11 jam wireless web. 

Sedangkan MacBook Air M2 memiliki baterai berkapasitas 52,6 Wh atau 14,216 mAh yang diklaim tahan ~18 jam putar video atau 15 jam wireless web.

Dari sisi konektivitas, MacBook Neo menyediakan 2 port USB-C (satu USB 3 hingga 10Gb/s, satu USB 2) dan jack audio 3,5mm.

Air M2 dilengkapi port MagSafe 3, 2 port Thunderbolt/USB 4, dan jack audio 3,5mm.

Baca juga: HP Rp 1 Jutaan Xiaomi Redmi A7 Pro Dirilis April 2026: Ada UFS, Layar 120Hz, Baterai 6.000mAh

MacBook Neo mendukung teknologi Wi-Fi 6E, sedangkan MacBook Air M2 masih Wi-Fi 6. Selain itu, MacBook Neo sudah mendukung Bluetooth 6, sedangkan MacBook Air M2 masih Bluetooth 5.3.

Keduanya menggunakan kamera FaceTime HD 1080p khas milik Apple.

Neo memiliki speaker stereo dual dan dual-mic, sementara Air M2 memakai sistem 4-speaker, 3-mic.

Meski begitu, keduanya mendukung teknologi Spatial Audio dan Dolby Atmos untuk pemutaran video dan musik.

Kedua MacBook sudah menjalankan macOS versi terkini: MacBook Neo dengan macOS 16 Tahoe, dan MacBook Air M2 hingga macOS 15 Sequoia.

Keduanya mendapatkan fitur Apple Intelligence bawaan macOS seperti alat tulis pintar dan terjemahan langsung, serta perlindungan privasi bawaan.

Dari sisi dimensi dan berat fisik, MacBook Neo memiliki tinggi 1,27 cm, lebar 29,75 cm, panjang 20.64 cm, dan berat 1,23 kg. 

Sedangkan MacBook Air M2 memiliki tinggi 1.13 cm, lebar 30.41 cm, panjang 21.5 cm, dan berat 1,24 kg.

Dari perbandingan itu, MacBook Neo sedikit lebih tipis dimensinya, tetapi hampir sama beratnya.

Kelebihan

Kelebihan MacBook Neo

MacBook Neo menawarkan harga awal yang lebih terjangkau dibandingkan lini MacBook lainnya.

MacBook ini cocok untuk pengguna yang mencari laptop Apple dengan biaya masuk lebih rendah.

Dari sisi konektivitas, MacBook Neo sudah mendukung Wi-Fi 6E dan Bluetooth 6 yang lebih baru dibanding Air M2.

Dukungan ini memberikan potensi koneksi yang lebih cepat dan stabil dibandingkan generasi sebelumnya.

MacBook Neo juga hadir dengan desain tanpa kipas sehingga dapat beroperasi secara senyap atau tidak bising di ruangan.

Bobotnya yang ringan dan lebih tipis membuatnya tetap nyaman digunakan untuk mobilitas harian.

Kelebihan MacBook Air M2

MacBook Air M2 memiliki performa yang lebih stabil untuk penggunaan jangka panjang.

Chip M2 dirancang khusus untuk laptop sehingga lebih optimal dalam menangani berbagai beban kerja.

Dari sisi konfigurasi, MacBook Air M2 menawarkan opsi konfigurasi lebih banyak pada RAM dan penyimpanan.

MacBook Air M2 juga memiliki pilihan layar yang lebih besar, termasuk varian 15 inci.

Di sektor audio, Air M2 unggul dengan sistem 4-speaker dan 3-mic yang lebih mumpuni.
Bahkan, di varian 15 inci, sistem speaker yang ditawarkan adalah 6-speaker dengan teknologi noise cancelation.

Selain itu, keberadaan port MagSafe memberikan kemudahan pengisian daya tanpa mengorbankan port utama USB C.

Kekurangan

Kekurangan MacBook Neo

MacBook Neo memiliki keterbatasan pada konfigurasi RAM yang tidak dapat di-upgrade.

Hal ini dapat menjadi kendala untuk penggunaan jangka panjang.

Chip A18 Pro yang digunakan juga lebih berfokus pada efisiensi dibandingkan performa berat.

Perlu diketahui bahwa chip A18 Pro ini sama seperti yang digunakan pada ponsel IPhone 16 Pro dan Pro Max.

Penggunaan chip yang berasal dari lini iPhone membuat performanya kurang optimal untuk beban kerja kompleks.

Pilihan port yang tersedia juga lebih terbatas dibandingkan MacBook Air M2.

Kekurangan MacBook Air M2

MacBook Air M2 masih menggunakan Wi-Fi 6 dan Bluetooth 5.3 versi lama dibandingkan MacBook Neo.

Harga yang ditawarkan juga bervariatif berdasarkan opsi konfigurasi tersedia hingga bisa cenderung lebih tinggi harganya. 

Baca juga: DLSS 5 Nvidia Diumumkan, Grafis Game Realistis Berbasis AI, Gambar Mirip Film Hollywood

Harga MacBook Neo dan Air M2

MacBook Neo dipasarkan di Indonesia dengan harga mulai sekitar Rp12.000.000 untuk varian dasar dengan penyimpanan 256GB.

Sementara itu, varian dengan kapasitas lebih besar seperti 512GB umumnya dibanderol hingga kisaran Rp15.000.000.

Padahal, harga MacBook neo di pasar Amerika Serikat adalah $599 atau sekitar Rp10 Jutaan.

Di Amerika Serikat, MacBook Neo dijual mulai dari 599 dolar AS atau sekitar Rp10 jutaan.

Perbedaan ini menunjukkan adanya penyesuaian harga di pasar Indonesia.

Harga tersebut juga berpotensi mengalami perubahan seiring waktu, sehingga konsumen dapat mempertimbangkan untuk menunggu hingga harga lebih stabil.

Untuk varian dasar 256GB, MacBook Air M2 dapat ditemukan mulai dari kisaran Rp12.000.000 hingga Rp13.500.000 di sejumlah e-commerce dan reseller resmi.

Sementara itu, varian dengan RAM lebih besar atau penyimpanan lebih tinggi dapat mencapai harga Rp17.000.000 hingga Rp20.000.000.

(MG Fadhlullah Ramadhan)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.