TRIBUNBANYUMAS.COM, BATANG - Pemerintah Kabupaten Batang, Jawa Tengah, menggodok kebijakan work from home (WFH) dan work from anywhere (WFA) di tengah kabar efisiensi anggaran dari pemerintah pusat.
Mereka juga mendorong perubahan perilaku aparatur sipil negara (ASN), termasuk ajakan berjalan kaki atau bersepeda ke tempat kerja untuk mengurangi konsumsi bahan bakar minyak (BBM).
Bupati Batang M Faiz Kurniawan mengatakan, kebijakan tersebut sejatinya telah mulai diterapkan secara persuasif.
Baca juga: Batang Tunggu Bantuan Kendaraan Operasional Koperasi Merah Putih, Pembangunan Fisik Terus Digenjot
Bahkan, Pemkab Batang telah memberikan apresiasi berupa hadiah kepada guru dan ASN yang rutin berjalan kaki ke kantor atau sekolah.
"Ini bagian dari ajakan secara soft."
"Ke depan, kalau memang diperlukan, bisa saja kita rumuskan dalam bentuk edaran."
"Prinsipnya, jalan kaki dan naik sepeda," kata Faiz kepada wartawan, Selasa (31/3/2026).
Menurut Faiz, Pemkab Batang telah merumuskan upaya terkait efisiensi anggaran dengan memegang dua prinsip utama.
"Kami sedang merumuskan tetapi kita punya dua prinsip. Satu, layanan kepada masyarakat tidak boleh berkurang sedikit pun. Kedua, layanan dilakukan dengan efisiensi," imbuhnya.
Baca juga: Viral Perempuan Tanpa Busana di Acara Dangdut Batang, Polisi: Diduga Gangguan Jiwa
Ia menambahkan, mekanisme serta sistem penerapan efisiensi tersebut masih menunggu arahan lebih lanjut dari pemerintah pusat maupun pemerintah provinsi.
Setelah itu, Pemkab Batang akan merumuskan kebijakan yang paling tepat sesuai kondisi daerah.
Termasuk, soal penerapan WFH dan WFA di lingkungan Pemkab Batang.
"WFA dan WFH masih kita rumuskan tapi prinsipnya, tidak boleh mengganggu layanan," ujarnya. (*)