Nelayan Lhokseumawe Temukan Mayat Tanpa Kepala di Laut Lepas, Identitas Belum Diketahui
Muliadi Gani March 31, 2026 06:48 PM

 

PROHABA.CO, LHOKSEUMAWE -  Suasana tenang di perairan Lhokseumawe mendadak berubah mencekam setelah nelayan dikejutkan dengan penemuan sesosok mayat tanpa identitas di perairan setempat dalam kondisi mengenaskan.

Kondisi jenazah yang ditemukan dalam keadaan rusak parah memunculkan tanda tanya besar terkait penyebab kematian korban.

Mayat tersebut ditemukan mengapung tanpa kepala dan organ dalam, sekitar 72 mil arah barat laut dari lepas pantai Lhokseumawe, Minggu (29/3/2026) malam.

Kronologi Penemuan

Penemuan mayat bermula ketika tiga nelayan, yakni Muhammad Maulana (32), Armi (34), dan Rizal (40), sedang melaut menggunakan Boat Super Zamzam.

Sekitar pukul 19.00 WIB, mereka melihat sebuah benda mencurigakan mengapung di tengah laut.

Setelah didekati, ternyata benda tersebut adalah jasad manusia yang sudah rusak dan membusuk.

Para nelayan kemudian mengevakuasi mayat tersebut ke atas boat dan membawa pulang ke daratan.

Sekitar pukul 20.00 WIB, mereka tiba di PPI Pusong Lama, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe, lalu melaporkan temuan itu kepada pihak kepolisian.

Baca juga: Geger! Nelayan Temukan Mayat Perempuan Lansia Mengapung di Sungai TPI Muara Batu

Baca juga: Tragedi Kebakaran di Wamena: 11 Orang Meninggal, Kerugian Capai Rp6 Miliar

Evakuasi ke Rumah Sakit

Tak lama setelah laporan diterima, polisi datang ke lokasi dan mengevakuasi jasad ke Rumah Sakit Umum Cut Mutia, Aceh Utara.

Kapolres Lhokseumawe AKBP Dr. Ahzan melalui Kasat Reskrim AKP Dr. Bustani, SH MH MSM MSi MIK MT MK.n, membenarkan adanya temuan mayat tersebut.

Hingga kini, identitas korban belum diketahui, bahkan jenis kelaminnya pun belum bisa dipastikan karena kondisi tubuh yang sudah rusak parah.

Menurut hasil pemeriksaan tim medis RSU Cut Mutia, mayat tersebut tidak memiliki kepala, tidak memiliki tangan, tidak memiliki kaki, serta organ bagian dalam. 

Kondisi ini membuat proses identifikasi menjadi sangat sulit.

Untuk mengetahui identitas korban, pihak kepolisian kini berkoordinasi dengan tim Forensik Mabes Polri melalui Polda Aceh.

Rencana autopsi dan tes DNA akan dilakukan guna memastikan identitas serta kemungkinan penyebab kematian.

Saat ini, jasad masih berada di ruang mayat RSU Cut Mutia.

Polisi mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga untuk segera melapor, agar proses identifikasi lebih cepat dilakukan.

(Serambinews.com/Saiful Bahri)

Baca juga: Warga Peureulak Temukan Mayat Mengapung di Sungai, Diduga Tenggelam Saat Mencari Kepiting

Baca juga: Geger, Mayat Laki-Laki Ditemukan di Perkebunan Sawit Nagan Raya, Polisi Selidiki

Baca juga: Kebakaran Dini Hari di Lhokseumawe, Rumah Hendrik Hangus Terbakar dan Kerugian Rp70 Juta

 

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.