Tak Perlu Panic Buying, Stok Gas Sumut Aman dan Cukup 
Eti Wahyuni March 31, 2026 08:27 PM

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Energi Sumber Daya Mineral Dedi Jaminsyah Putra Harahap merespon pernyataan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia yang meminta masyarakat menghemat menggunakan gas.

Menurut Dedi, sejauh ini stok gas di Sumut aman dann cukup. Sehingga warga tidak perlu khawatir. Dikatakannya, ia juga sudah melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi B DPRD Sumut untuk membahasnya.

"Kita sudah koordinasi dengan Komisi B untuk bahas stok gas. Sejauh ini aman dan terkontrol juga dari pusat, untuk Sumut masih cukup dan aman," jelasnya, Selasa (31/3/2026).

Dikatakannya, pihaknya juga sudah melakukan antisipasi agar gas dan energi pangan di Sumut tetap stabil. Namun, ia tak merinci antisipasi apa yang dilakukan pihaknya.

"Kita bersyukur sampai hari ini tatanan BBM di beberapa tempat sudah naik, khususnya Sumut belum ada kenaikan," jelasnya.

Untuk itu, ia berharap agar warga tidak panic buying, dan membeli gas atau pun BBM secukupnya saja.

"Jangan sampai adanya gejolak panic buying karena saat ini sudah terantisipasi dengan aman terkendali," ucapnya.

Baca juga: GAS LPG 3 Kg Langka dan Harga Meroket, Warga Mulai Beralih ke Kayu Bakar

Diketahui, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengajak seluruh masyarakat melakukan langkah penghematan dalam menghadapi krisis BBM buntut konflik di Timur Tengah. Bahlil mencontohkan pentingnya masyarakat menghemat gas saat memasak.

"Saya memohon, menyarankan agar ayok, kita harus memakai energi dengan bijak. Yang tidak perlu, saya sarankan jangan. Contoh, katakanlah, kalau masak pakai LPG, kalau masakannya udah masak, jangan kompornya boros," kata Bahlil di Colomadu dalam siaran YouTube Kementerian ESDM, dikutip Jumat (27/3).

Ketum Partai Golkar ini meminta masyarakat betul-betul bijak dalam menggunakan komoditas energi. Dengan begitu, sambungnya, pasokan energi Indonesia akan lebih baik.

"Karena ini kita harus betul-betul minta bantuan rakyat untuk kita bersama-sama memakai energi yang bijaksana. Kalau ini kita mampu lakukan bersama-sama, Insyaallah energi kita ke depan akan semakin baik," katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Bahlil mengaku diperintahkan Presiden Prabowo Subianto untuk mencari sumber pasokan minyak setelah terdampak krisis akibat perang Iran dengan AS - Israel. Dia menegaskan pemerintah akan mengoptimalkan pasokan yang ada di dalam negeri.

"Bapak Presiden semalam memerintahkan kepada saya dan tim untuk segera mencari pasokan-pasokan minyak kita dari hampir semua negara. Kemudian mengoptimalkan semua energi yang ada pada kita," jelasnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.