SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Setelah Seleksi Nasional Berbasis Prestasi (SNBP) diumumkan, bagi yang lulus periode registrasi atau daftar ulang peserta dimulai 1-30 April 2026.
Wakil Rektor 1 sekaligus Ketua Panitia SNBP Unsri, Prof. Dr. Ir. Rujito Agus Suwignyo M.Agr, mengatakan, yang lulus belum tentu lolos.
Untuk itu, diimbau segera lengkapi berkas yang diperlukan sesuai dengan data yang diisikan saat pendaftaran online.
"Yang lulus belum tentu lolos karena bisa saja waktu registrasi untuk verifikasi berkas ada yang tidak sesuai data-datanya," kata Prof Rujito saat di Ruang Prof. Djuani Moekti, Universitas Sriwijaya Kampus Palembang, Selasa (31/3/2026).
Untuk itu, kepada calon mahasiswa atau pihak sekolah saat mendaftar online, diimbau untuk tidak memalsukan nilai-nilai rapor.
Karena ada kejadian nilai yang diinput besar-besar tapi pas aslinya berbeda.
Maka kalau seperti itu dinyatakan tidak lolos.
"Kalau seperti itu sekolahnya akan dikenakan sanksi seperti tidak diperkenankan untuk mendaftar atau sekolah tersebut tidak akan mendapatkan kuota," katanya.
Baca juga: Hari Ini Unsri Umumkan Hasil Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi 2026, Klik di Sini!
Sementara itu, bagi calon mahasiswa yang dinyatakan lulus SNBP Tahun 2026 di Universitas Sriwijaya untuk menentukan status penerimaan di Universitas Sriwijaya calon mahasiswa harus memenuhi ketentuan sebagai berikut :
1. Lolos verifikasi dokumen akademik (rapor dan portofolio asli) serta menunjukkan ijazah/surat keterangan lulus (SKL) asli dan persyaratan lain, yang akan dilaksanakan oleh Universitas Sriwijaya
2. Bagi peserta KIP-Kuliah (KIP-K) harus lolos verifikasi terhadap data akademik dan verifikasi data ekonomi melalui dokumen dan/atau kunjungan ke alamat tinggal calon mahasiswa.
Untuk itu calon mahasiswa yang dinyatakan lulus DIWAJIBKAN mengikuti verifikasi dokumen akademik (rapor dan portofolio asli) dan dokumen lainnya.
Calon mahasiswa diminta untuk melaksanakan hal-hal sebagai berikut :
a. Mengisi biodata, data akademik, dan data lainnya secara daring (online) dengan mengunggah dokumen/foto pada laman http://reg.unsri.ac.id mulai tanggal 01 April 2026 pukul 21.00 WIB s.d. tanggal 10 April 2026 pukul 23.59 WIB. Calon mahasiswa diminta mencetak hasil pengisian biodata.
b. Calon mahasiswa yang melakukan pendaftaran SNBP dengan menggunakan Kartu Indonesia Pintar (KIP-K) maka status pembiayaan pendidikannya pada cetakan hasil pengisian biodata adalah Calon Penerima Pembiayaan KIP-K. Bagi pemegang KIP-K tetapi saat pendaftaran SNBP tidak menggunakan KIP-K maka pembiayaannya adalah Non KIP-K (calon mahasiswa reguler/biasa dengan pembiayaan sendiri).
c. Mempersiapkan dokumen yang diminta sesuai petunjuk dan daftar yang ada pada hasil cetakan. Dokumen yang telah diisi dan lengkap dikirimkan ke Sekretariat Panitia SNBP Universitas Sriwijaya sesuai alamat yang tertera pada hasil cetakan.
Pengiriman dokumen dilakukan pada tanggal 01 April 2026 sampai tanggal 10 April 2026 dan harus melalui jasa pengiriman. Panitia tidak menerima pengantaran dokumen secara langsung oleh yang bersangkutan atau mewakili yang bersangkutan, dan/atau jasa pengiriman yang tidak memberikan bukti pengiriman ke Sekretariat Panitia.
d. Pertanyaan seputar pengisian biodata dapat menghubungi via WhatsApp (WA) 085174440171 -081178781009 dan email snbp@aunsri.ac.id;
Hasil verifikasi data akademik (calon penerima KIP-K dan Non KIP-K) yang akan menjadi penentu diterima di Universitas Sriwijaya dapat dilihat melalui laman http://reg.unsri.ac.id mulai tanggal 20 April 2026;
f. Bagi calon mahasiswa Non KIP-K dengan alasan tertentu, dapat diminta datang untuk melakukan verifikasi dan akan dihubungi oleh panitia melalui nomor handphone (HP) yang diisikan pada isian biodata.
g. Bagi calon mahasiswa yang juga sebagai Calon Penerima Pembiayaan KIP-K, verifikasi data kemampuan ekonomi, dan verifikasi sebagai penerima KIP-K berdasarkan dokumen dan/atau dilakukan kunjungan ke rumah masing-masing dengan jadwal yang akan ditentukan.
Baca juga: Satu Tahun Kepemimpinan RDPS, Pengamat Politik Unsri: Banyak PR Belum Terselesaikan
Universitas Sriwijaya (Unsri) akan menerima sebanyak 9.455 mahasiswa baru pada tahun akademik 2026 melalui tiga jalur seleksi, yakni Seleksi Nasional Berbasis Prestasi (SNBP), Seleksi Nasional Berbasis Tes (SNBT), dan Seleksi Mandiri (SM).
"Awalnya kita mengajukan kuota 9.585 namun yang disetujui Dirjen Dikti 9.455," kata Wakil Rektor 1 sekaligus Ketua Panitia SNBP Unsri, Prof. Dr. Ir. Rujito Agus Suwignyo, M.Agr, Selasa (31/3/2026).
Prof Rujito menjelaskan, untuk kuota daya tampung SNBT dan SM tahun 2026 nantinya akan menyesuaikan, melihat terlebih dahulu yang daftar ulang di SNBP. Jika masih ada kuota dari SNBP akan masuk ke kuota SNBT.
Demikian juga kalau nanti ada yang tidak daftar ulang di jalur SNBT, kuotanya akan dialihkan ke SM. Tapi jumlah total kuota masing-masing prodi dan total Unsri tidak boleh berubah.
Sementara itu untuk jalur SNBP sudah diumumkan mulai hari ini dan Unsri menerima dengan kuota 2.294 mahasiswa. Berikutnya dibuka jalur SNBT yang sudah dibuka mulai 25 Maret 2026 melalui https://portal.snpmb.id/.
Jadwal UTBK–SNBT 2026
Registrasi akun SNPMB siswa : 12 Januari–7 April 2026
Pendaftaran UTBK–SNBT : 25 Maret–7 April 2026
Pembayaran biaya UTBK : 25 Maret–8 April 2026
Pelaksanaan UTBK : 21–30 April 2026
Pengumuman hasil SNBT : 25 Mei 2026
Unduh sertifikat UTBK : 2 Juni–31 Juli 2026
Seluruh tahapan seleksi dibuka dan ditutup setiap hari pada pukul 15.00 WIB. Calon peserta diimbau mencermati jadwal dan ketentuan agar tidak kehilangan kesempatan masuk perguruan tinggi negeri tahun 2026.