Laporan Wartawan Serambi Indonesia Rizwan | Nagan Raya
SERAMBINEWS.COM, SUKA MAKMUE – Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di Kabupaten Nagan Raya pada pekan ini kembali mengalami kenaikan.
Berdasarkan data dari Dinas Perkebunan (Disbun) Nagan Raya, Selasa (31/3/2026), harga tertinggi ditampung pabrik minyak kelapa sawit (PMKS) mencapai Rp 2.910 per kilogram (kg).
Angka ini naik Rp 30 per kilogram dibandingkan harga sebelumnya, terutama setelah momentum Lebaran Idul Fitri 2026.
Sementara itu, harga terendah di pekan ini tercatat sebesar Rp 2.780 per kilogram.
Kenaikan harga tersebut memberikan angin segar bagi petani sawit di Nagan Raya yang selama ini bergantung pada hasil panen untuk menopang ekonomi keluarga.
Dinas Perkebunan (Disbun) Nagan Raya menyebutkan, terdapat delapan PMKS yang aktif menampung TBS dari masyarakat.
Baca juga: Dari Kernet Mobil Hingga Pengumpul TBS Sawit dan Miliki Market, Jejak Nek Jir Menuju Pimpinan DPRK
Sedangkan tiga PMKS lainnya tidak membeli TBS karena memiliki kebun sendiri untuk memenuhi kebutuhan produksi.
Pihak dinas juga menegaskan bahwa pendataan harga dilakukan rutin setiap pekan sebagai bentuk pengawasan terhadap pembelian oleh PMKS agar tetap sesuai ketentuan.
Berikut daftar harga TBS sawit di sejumlah PMKS Nagan Raya pekan ini:
Baca juga: Harga TBS Sawit Sampai 25 Maret 2026, Apkasindo Aceh Protes Tingginya Potongan Timbangan di Pabrik
Dengan tren kenaikan harga ini, petani sawit diharapkan dapat lebih bersemangat dalam meningkatkan produktivitas kebun.
Pemerintah daerah melalui Dinas Perkebunan juga berkomitmen menjaga transparansi harga agar tidak merugikan masyarakat.
Situasi ini sekaligus menunjukkan bahwa pasar sawit di Nagan Raya masih stabil dan memberikan peluang ekonomi yang positif bagi petani lokal.(*)