BANGKAPOS.COM,BANGKA - Beredar kabar kenaikan harga BBM non-subsidi, Pemerintah Provinsi Bangka Belitung akan menyiapkan sejumlah langkah, termasuk melakukan penyesuaian operasional kendaraan dinas, Selasa (31/3/2026).
Hal ini diungkapkan Kepala Biro Umum Pemerintah Provinsi Bangka Belitung, Ali Thariq Batavian, saat dikonfirmasi Bangkapos.com.
"Tentunya bila terjadi, akan ada penyesuaian lagi," ujar Ali Thariq Batavian.
Namun, Ali Thariq Batavian mengatakan hingga kini pihaknya belum mendapatkan arahan dari pihak terkait berkenaan dengan informasi kenaikan harga BBM.
"Kami belum dapat keputusan resmi terkait kenaikan, lalu juga belum ada arahan resmi dari pimpinan. Jadi untuk sementara ini, di tengah keterbatasan anggaran kami, kami masih mengaturnya seperti biasa," tuturnya.
Lebih lanjut, saat dikonfirmasi terkait anggaran kendaraan operasional dinas, Ali belum dapat menyampaikan secara detail anggaran tersebut.
"Saya lupa ya kalau totalnya, karena kami kan satu sekretariat. Sekitar Rp1 miliar itu juga tidak sampai, untuk operasional mobil dinas selama setahun," bebernya.
Sementara itu, Ali juga masih menunggu arahan lebih lanjut dari Pemerintah Pusat, khususnya pihak Pertamina, terkait harga BBM.
"Kemungkinan nanti ada arahan dari pimpinan lagi, karena pasti dengan harga naik jumlah BBM yang akan didapatkan akan lebih sedikit. Mungkin nanti akan ada regulasi baru lagi yang akan diterapkan oleh pimpinan untuk menyesuaikan dengan operasional kami," ungkapnya.
(Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy).