TRIBUNJABAR.ID,BANDUNG- Pengembangan inovasi benih sebagai solusi pertanian jadi faktor penunjang keberlanjutan ketahanan pangan nasional. Saat ini, inovasi pengembangan inovasi benih digalakan oleh industri pangan nasional.
Salah satunya dilakukan oleh East West Seed Indonesia (Ewindo), sebagai salah satu pelaku industri benih nasional. Corporate Secretary PT East West Seed Indonesia (Ewindo), Faisal Reza menuturkan, pengembangan inovasi benih menjadi bagian dari komitmen jangka panjang perusahaan dalam mendukung keberlanjutan sektor pangan.
Ia mengatakan, pihaknya konsisten konsisten berinvestasi dalam penelitian dan pengembangan varietas unggul.
"Hal itu untuk memastikan petani memiliki akses terhadap teknologi benih yang adaptif terhadap perubahan iklim, produktif, serta mampu meningkatkan nilai ekonomi hasil pertanian," katanya dalam keterangannya, pada Selasa (31/3/2026).
Perubahan iklim meniscayakan inovasi agar benih bisa tetap bertahan. Sehingga, inovasi dan penelitian terhadap pengembangan benih jadi keharusan.
“Melalui pengembangan benih unggul dan dukungan teknis kepada petani, kami ingin menjadi bagian dari penguatan sistem pangan nasional yang lebih tangguh dan berkelanjutan,” ujar Faisal Reza.
Baca juga: Krisis Regenerasi Petani, Purwakarta Dorong Edukasi Pertanian Sejak Usia Sekolah
Pakar agirbisnis dari Institut Pertanian Bogor, Bayu Krisnamurthi, menilai, pembangunan sektor pangan di Indonesia tidak dapat lagi dipandang sebatas produksi komoditas.
Menurutnya, pangan harus dipahami sebagai sebuah sistem yang saling terhubung dari hulu hingga hilir agar kebijakan yang diambil mampu menjamin ketersediaan dan kesejahteraan pelaku di dalamnya, khususnya petani.
“Semua faktor dalam sistem pangan saling terkait. Gangguan pada satu faktor akan memengaruhi keseluruhan sistem,” ujar dia.
Dari perspektif bisnis, Bayu menilai tantangan terbesar dalam membangun sistem pangan berkelanjutan adalah perubahan pola piker yang sektoral dan terkotak-kotak.
Selama ini, dia mengamati bahwa kebijakan pangan kerap diperlakukan secara parsial, padahal setiap komponen mulai dari produksi, distribusi, hingga konsumsi saling memengaruhi.
Dalam konteks bisnis, ia menilai perusahaan benih memiliki peran strategis. Selain mengembangkan teknologi dan inovasi pertanian, perusahaan benih juga memiliki pengalaman panjang dalam pengembangan varietas serta pengelolaan hak kekayaan intelektual.
“Perusahaan benih memiliki akumulasi pengetahuan dan pengalaman yang sangat penting bagi pengembangan teknologi pertanian,” katanya.