TRIBUN-SULBAR.COM, POLMAN – Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (Disperindagkop) Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar) telah berkoordinasi dengan pihak Pertamina terkait kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang sempat terjadi di sejumlah SPBU di daerah tersebut.
Koordinasi dilakukan setelah stok BBM di SPBU Lantora dan SPBU Wonomulyo dilaporkan habis usai terjadi antrean panjang warga, Rabu (1/4/2026).
Kepala Disperindagkop Polman, Agusnia Hasan Sulur mengatakan berdasarkan hasil komunikasi dengan penanggung jawab Pertamina wilayah Sulbar, distribusi BBM ke SPBU di Polman dipastikan tidak mengalami kendala.
Baca juga: Warga Polman Cari BBM Sampai Keliling Kecamatan, di SPBU Habis, Pengecer Kosong
Baca juga: Pengakuan Pencuri Kotak Amal 21 Masjid di Mamuju, Uangnya Pakai Foya-foya dan Miras
"Hasil koordinasi, distribusi BBM ke SPBU di Polman dipastikan tidak ada kendala. Kita imbau warga untuk tidak cepat panik," ujar Agusnia.
Ia menjelaskan, saat ini pihak Pertamina juga tengah melakukan penertiban terhadap maraknya penjualan BBM di tingkat pengecer.
Menurutnya, pengawasan yang lebih ketat membuat sejumlah pengecer kesulitan mendapatkan pasokan BBM dari SPBU.
"Informasi yang saya dapat, Pertamina ingin mencari tahu dari mana para pengecer mendapat pasokan BBM, karena secara aturan yang diakui hanya SPBU dan Pertashop," jelasnya.
Agusnia menambahkan hingga saat ini belum ada informasi resmi dari pemerintah pusat terkait kenaikan harga BBM.
Dalam waktu dekat, Pemkab Polman bersama pihak Pertamina juga akan turun ke lapangan untuk melakukan pengawasan guna mencegah adanya penimbunan maupun permainan harga BBM di tengah masyarakat.(*)