TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Menteri Hak Asasi Manusia Republik Indonesia, Natalius Pigai tiba di kampus Universitas Negeri Gorontalo (UNG) dan disambut meriah oleh ribuan mahasiswa, Rabu (1/4/2026).
Pantauan di lokasi, ribuan mahasiswa mengenakan jas almamater merah maron memenuhi area kampus sejak pagi.
Mereka tampak antusias menyambut kedatangan Pigai yang dijadwalkan memberikan materi dalam kegiatan penguatan kapasitas Hak Asasi Manusia (HAM).
Suasana kampus berubah menjadi lautan merah maron saat rombongan menteri tiba.
Kegiatan yang dipusatkan di gedung Auditorium UNG. Diperkirakan diikuti sekitar 5.000 peserta.
Baca juga: Sepak Terjang Natalius Pigai, Menteri HAM RI, Dulunya Hanya Tukang Parkir
Agenda tersebut menjadi lanjutan dari rangkaian kunjungan Pigai di Gorontalo.
Saat pertama kali menginjakan kaki di Gorontalo pada Selasa 31 Maret 2026, Pigai disambut adat mopotilolo di rumah jabatan (rujab) gubernur.
Pria kelahiran Papua itu tiba di Bandara Djalaluddin Tantu dengan pesawat Garuda sekitar pukul 09.00 WITA disambut oleh Sekretaris Daerah Sofian Ibrahim.
Mopotilolo merupakan rangkaian upacara adat untuk menyambut setiap pejabat tinggi negara yang baru pertama kali menginjakkan kaki di Gorontalo.
Penyambutan dilaksanakan oleh para pemangku adat U Duluwo Limo Lo Pohalaa (dewan adat dari lima negeri adat).
Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail dan unsur Forkopimda hadir menyambut Menhan di gerbang Rujab.
Pigai selanjutnya diarahkan ke ruang tamu diiringi tabuhan genderang adat dan tarian Longgo atau tarian perang.
Tahapan adat pertama yakni mopodungga lo adati yang berisi kata kata bijak dalam bahasa Gorontalo.
Selanjutnya ada mopodungga lo uyilumo, atau mempersilakan minum.
Kue kue tradisional yang syarat makna disajikan untuk menyambut tamu dan dilanjutkan dengan pembacaan doa oleh Kaadi Kota Gorontalo K.H Abdul Rasyid Kamaru.
Mopotilolo diakhiri dengan prosesi mongabi atau pernyataan secara resmi dari tokoh adat bahwa pejabat yang disambut dengan adat telah mendapat restu untuk berkunjung ke Gorontalo.
Usai prosesi adat, Menham bersama rombongan diajak makan siang bersama oleh Gubernur Gusnar. Nampak hadir mendampingi Wakil Ketua DPRD Laode Haimuddin, Wakapolda Brigjenpol Simson Zet Ringu dan Danrem 133/NBW Brigjen TNI Hardo Toga Parlindungan Sihotang.
Hadir juga Kajati Riyono, Kakanwil Kementrian Hukum Raymond J.H. Takasenseran, Kanwil Kemenham Sulteng Mangatas Nadeak. (*)