Polresta Mamuju dan Polsek Jajaran Pantau SPBU, Ingatkan Tak Ada Praktik Penimbunan
Abd Rahman April 01, 2026 12:47 PM

 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Kepolisian Resor Kota (Polresta) Mamuju memperketat pengawasan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah Mamuju, Sulawesi Barat. 

Langkah ini diambil sebagai upaya antisipasi terhadap praktik penimbunan Bahan Bakar Minyak (BBM) di tengah isu kenaikan harga.

Kasi Humas Polresta Mamuju, Iptu Herman Basir, mengatakan patroli ini bertujuan untuk memastikan distribusi BBM tetap tepat sasaran dan mencegah terjadinya antrean panjang yang mengganggu ketertiban umum.

Baca juga: Zodiak Paling Beruntung Besok 2 April 2026, Karier Leo Bersinar dan Sagittarius Stabil

Baca juga: Polisi Patroli Siang-Malam di SPBU Mamuju, Jika Ada Pelaku Penimbun BBM Bakal Disikat

Patroli Intensif Setiap Malam

Herman menjelaskan pengawasan dilakukan secara rutin, terutama pada jam-jam rawan di malam hari. 

Khusus untuk wilayah perkotaan, Polresta Mamuju mengerahkan personel khusus setiap harinya.

"Setiap malam, sebanyak 8 personel dari Polresta Mamuju turun langsung melakukan patroli pengawasan ke sejumlah SPBU di dalam kota," ujar Herman kepada wartawan, saat ditemui di Mapolresta Mamuju, Jl KS Tubun, Kelurahan Rimuku, Kecamatan Mamuju, Kabupaten Mamuju, Rabu (1/4/2026).

Selain memantau ketersediaan stok, petugas juga memberikan imbauan kepada pengelola SPBU agar tidak melayani pembelian menggunakan jerama atau tangki kendaraan yang telah dimodifikasi.

Pergerakan Serentak hingga Tingkat Polsek

Tidak hanya di pusat kota, pengawasan ini juga dilakukan secara masif di wilayah hukum Polresta Mamuju lainnya melalui jajaran Polsek.

"Perintah ini berlaku menyeluruh. Seluruh Polsek jajaran juga melakukan hal yang sama di wilayah masing-masing untuk memastikan tidak ada celah bagi praktik kecurangan," tegas Herman.

Pihak kepolisian menegaskan tidak akan segan-segan mengambil tindakan hukum yang tegas jika ditemukan adanya oknum yang nekat melakukan penimbunan BBM.

Imbauan kepada Masyarakat

Merespons isu kenaikan harga BBM yang berkembang di masyarakat, Iptu Herman Basir meminta warga untuk tetap tenang dan tidak melakukan panic buying yang justru dapat memicu kelangkaan.

"Kami mengimbau masyarakat untuk melapor jika melihat adanya aktivitas mencurigakan terkait penimbunan BBM. Kami pastikan ketersediaan stok masih aman, dan kami akan terus berjaga untuk memastikan situasi tetap kondusif," pungkasnya.(*)

Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com, Suandi 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.