Gugur di Lebanon, Rumah Duka Kapten Zulmi di Cimahi Dibanjiri Karangan Bunga
Ravianto April 01, 2026 01:45 PM

TRIBUNJABAR.ID, CIMAHI - Puluhan karangan bunga memenuhi rumah duka almarhum Kapten Infanteri Zulmi Aditya Iskandar di Jalan Cikendal Nomor 40, Kampung Cikendal RT 01 RW 04 Kelurahan Cipageran, Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi.

Karangan bunga itu berjejer di pinggir jalan hingga memenuhi teras rumah duka.

Pantauan di lokasi pada Rabu (1/3/2026) siang, karangan bunga dari Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi hingga satuan-satuan TNI terlihat berjejer rapi.

Karangan bunga terus berdatangan secara berkala dihantar kurir menggunakan sepeda motor.

Risman Efendi, perwakilan keluarga mengatakan bahwa saat ini pihaknya masih menunggu kedatangan jenazah dari Lebanon.

"Masih tetap menunggu dari komandan, update nya sama kemarin, Mudah-mudahan sehari dua hari ini bisa tiba di tanah air, pemulangan almarhum," kata Risman di lokasi.

Baca juga: Dedi Mulyadi Ucap Duka Gugurnya Prajurit TNI asal Cimahi Akibat Serangan Israel di Lebanon

Pihak keluarga tidak mengetahui secara detail proses pemulangan jenazah Kapten Zulmi.

Yang pasti, setelah dinyatakan gugur di Lebanon pada Senin (30/3/2026), jenazah telah dilakukan proses evakuasi ke rumah sakit.

"Proses masih berjalan, kemarin sudah dievakuasi, ke rumah sakit di Lebanonya, menunggu proses selanjutnya," ujarnya.

DEDI MULYADI BERDUKA: Tangkapan layar saat Dedi Mulyadi menyampaikan duka atas gugurnya prajurit TNI asal Cimahi di Lebanon, disadur dari Instagram Dedi Mulyadi, Rabu (1/4/2026).
DEDI MULYADI BERDUKA: Tangkapan layar saat Dedi Mulyadi menyampaikan duka atas gugurnya prajurit TNI asal Cimahi di Lebanon, disadur dari Instagram Dedi Mulyadi, Rabu (1/4/2026). (Istimewa/Instagram @dedemulyadi71/infocimahi.co)

Rencananya, penerbangan akan menempuh rute Libanon ke Jakarta, kemudian dibawa ke rumah di Cimahi.

"Belum kita tahu, yang jelas kita menunggu  penerbangan jalurnya, kemarin katanya dari Lebanon ke Jakarta dulu, Jakarta ke rumahnya, baru ke pemakaman," tandasnya.

Terkena Proyektil

Kapten Infanteri Zulmi Aditya Iskandar gugur saat menjalankan misi perdamaian PBB di Lebanon.

Berikut adalah penyebab dan kronologi kejadiannya:

  • Penyebab Utama: Beliau gugur akibat ledakan proyektil di zona konflik antara Lebanon dan Israel.
  • Situasi di Lapangan: Ledakan tersebut terjadi di dekat posisi pasukan khusus yang sedang menjaga perdamaian. Kapten Zulmi merupakan satu dari tiga anggota TNI yang menjadi korban dalam peristiwa tersebut.
  • Status Penugasan: Almarhum tergabung dalam UNIFIL (United Nations Interim Force in Lebanon), yaitu pasukan perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
  • Waktu Kejadian: Peristiwa tragis ini dilaporkan terjadi pada Senin, 30 Maret 2026.

(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.