Pelajar SMKN 3 Bondowoso Berhasil Konversi Motor BBM Jadi Listrik, Bisa Tempuh 65 Km
Haorrahman April 01, 2026 02:57 PM

 

TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Bondowoso - Di tengah isu penghematan Bahan Bakar Minyak (BBM) akibat perang Timur Tengah, pelajar SMKN 3 Bondowoso, Jawa Timur, berhasil mengkonversi motor berbahan bakar minyak (BBM) menjadi motor listrik ramah lingkungan, yang diberi nama TERMOS (Technology Electric Motor System).

Kepala SMKN 3 Bondowoso, Daris Wibisono, mengatakan inovasi tersebut dikembangkan oleh para siswa dengan mengganti sejumlah komponen utama pada motor konvensional.

“Siswa kami berhasil mengkonversi motor BBM jadi motor listrik ramah lingkungan,” ujarnya saat dikonfirmasi, Rabu (1/4/2026).

Baca juga: Pemkab Probolinggo Galakkan Bike to Work, Gus Haris: Hemat BBM Sekaligus Hidup Sehat

Menggunakan Dinamo dan Baterai

Dalam proses konversi tersebut, bagian ruang bahan bakar pada motor diganti dengan komponen listrik berupa BLDC (Brushless Direct Current) atau dinamo serta baterai sebagai sumber energi.

Dengan sistem tersebut, motor TERMOS tidak lagi menghasilkan emisi gas buang seperti kendaraan berbahan bakar minyak.

Selain lebih ramah lingkungan, motor listrik ini juga dilengkapi fitur pengaturan kecepatan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan pengendara.

“Kecepatannya bisa dikontrol sesuai keinginan, dan juga bisa berjalan mundur,” jelas Daris.

Baca juga: Pemkab Jember Siapkan Pembelajaran Daring, Antisipasi Kebijakan Hemat BBM

Tempuh 65 Kilometer

Motor listrik TERMOS memiliki beberapa mode pengaturan kecepatan yang memungkinkan pengguna menyesuaikan performa kendaraan.

Untuk pengisian daya, baterai motor ini membutuhkan waktu sekitar tiga jam dengan daya listrik sekitar 1,5 kilowatt.

Dalam kondisi baterai penuh, motor listrik tersebut mampu menempuh jarak sekitar 50 hingga 65 kilometer dengan kecepatan rata-rata 60 hingga 70 kilometer per jam.

Bupati Abdul Hamid Wahid, mengundang para siswa ke pendopo untuk melihat langsung sekaligus mencoba motor listrik tersebut, Selasa (31/3/2026).

Ia tampak menjajal kendaraan hasil konversi tersebut dengan berkeliling area pendopo.

“Saya sangat takjub dengan inovasi keren ini. TERMOS adalah bukti bahwa Bondowoso dengan generasi emasnya memiliki potensi besar dalam pengembangan teknologi ramah lingkungan,” ujarnya.

Baca juga: Pemkab Jember Tunggu Instruksi Pusat soal WFH ASN untuk Penghematan BBM

Dukung Pengembangan

Pemerintah Kabupaten Bondowoso juga menyatakan dukungannya terhadap pengembangan inovasi tersebut.

Pemkab bahkan berencana menghibahkan aset sepeda motor dinas agar dapat dikonversi menjadi motor listrik TERMOS dan dimanfaatkan sebagai kendaraan operasional di lingkungan pemerintahan.

“Ini sangat membanggakan, luar biasa,” kata Hamid.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.