Keuntungan Naik 20 Persen Jadi 35 Juta Dolar AS di 2025, Emiten RAJA Genjot Proyek Strategis Energi
Seno Tri Sulistiyono April 01, 2026 05:38 PM

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Emiten atau perusahaan publik sektor energi PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) merilis laporan keuangan untuk tahun buku 2025. 

Direktur  Utama PT Rukun Raharja Tbk, Djauhar Maulidi mengatakan, pendapatan Perseroan meningkat sebesar 5 persen, dari USD 254 juta menjadi USD 266 juta.

Peningkatan ini terutama didorong oleh kinerja yang kuat pada lini bisnis midstream dan downstream, yang menunjukkan kontribusi terhadap pertumbuhan Perseroan. 

Baca juga: IHSG Ditutup Perkasa Usai Libur Lebaran, Naik 2,75 Persen ke Level 7.302

"Sejalan dengan itu, laba bersih Perseroan juga meningkat sebesar 20 persen, dari USD 29 juta menjadi USD 35 juta. Peningkatan laba ini didukung oleh kontribusi non-operating income, khususnya dari akuisisi Hafar yang telah diselesaikan pada Agustus tahun lalu," kata Djauhar dikutip Rabu (1/4/2026).

Ia menuturkan, kinerja ini menegaskan bahwa Perseroan berada pada jalur pertumbuhan melalui strategi yang seimbang antara penguatan bisnis inti dan ekspansi anorganik.

Pertumbuhan bisnis inti Perseroan tercermin dari mulai beroperasinya proyek kompresor gas di Sengkang pada segmen midstream serta peningkatan penjualan gas pada segmen downstream. 

Sementara itu, dari sisi ekspansi anorganik, kontribusi akuisisi Hafar turut memperkuat kinerja dan portofolio bisnis Perseroan, sehingga secara keseluruhan mencerminkan efektivitas strategi diversifikasi dalam menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan bagi para pemangku kepentingan.

Dalam rangka mendukung pertumbuhan jangka panjang, Perseroan menyiapkan belanja modal (capital expenditure/capex) sebesar USD 200 juta, yang dialokasikan untuk seluruh pengembangan proyek strategis Perseroan.

"Capex ini difokuskan pada perluasan kapasitas operasional, peningkatan nilai tambah bisnis, serta penguatan posisi Perseroan di sektor energi nasional," ujarnya.

Alokasi tersebut mencakup beberapa inisiatif utama, antara lain pembangunan pipa BBM Balikpapan–Samarinda, pengembangan mini LNG di Jawa Barat, serta studi kelayakan fasilitas LNG di Kalimantan Utara sebagai bagian dari diversifikasi portofolio gas. 

Selain ekspansi organik, Perseroan juga memperkuat pertumbuhan melalui strategi anorganik. Melalui entitas anaknya, PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU), Perseroan saat ini tengah menyelesaikan akuisisi SMS Development Limited, yang merupakan pemegang participating interest di Blok Madura Strait, serta secara paralel menjalankan proses legal due diligence dan negosiasi tahap akhir untuk rencana akuisisi participating interest pada blok migas lainnya di kawasan Indonesia Timur.

Akuisisi ini diharapkan dapat meningkatkan eksposur Perseroan terhadap aset hulu produktif serta memperkuat pertumbuhan kinerja ke depan. Langkah ini juga mencerminkan strategi ekspansi yang selektif dan terukur, dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian serta penerapan tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance).

"Seluruh rangkaian transaksi dan pengembangan proyek tersebut ditargetkan mencapai milestone utama pada kuartal II tahun 2026, sehingga diharapkan mulai memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan kinerja Perseroan yang berkelanjutan dalam jangka menengah dan panjang," tuturnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.