Musisi Muda Gayo Ciptakan Alat Musik dari Batang Kopi, Tampil di “Sengkewe Sepanjang Musim”
Sri Widya Rahma April 01, 2026 06:53 PM

TribunGayo.Com, TAKENGON - Musisi muda Gayo, Murtada Aulia, berhasil menciptakan alat musik tiup dari batang kopi, menjadi salah satu pengisi pertunjukan seni “Sengkewe Sepanjang Musim” yang diselenggarakan oleh Komunitas Desember Kopi Gayo pada Sabtu (4/4/2026) pukul 20.00 WIB, di Taman Inen Mayak Teri, Takengon, Kabupaten Aceh Tengah.

Baca juga: Seniman Perempuan Dominasi Pertunjukan “Sengkewe Sepanjang Musim” di Taman Inen Mayak Teri

Pertunjukan ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan budaya yang didukung oleh Dana Indonesiana, LPDP dan Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia.

Sekilas Tentang Murtada Aulia

Murtada Aulia, yang akrab disapa Tada, merupakan musisi muda asal Tansaren, Takengon, kelahiran 18 Agustus 2002.

Saat ini ia tercatat sebagai mahasiswa Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Aceh.

Ia dikenal sebagai musisi multitalenta yang aktif mengeksplorasi pertemuan musik tradisional dan modern, khususnya melalui instrumen berbahan bambu serta komposisi musik etnik kontemporer.

Dalam perjalanan berkesenian, Murtada menguasai berbagai instrumen seperti suling bambu, karinding, didgeridoo, biola, flute, gitar, vokal, hingga rapai.

Ia juga memiliki kemampuan menciptakan alat musik tradisional berbahan bambu serta aktif menulis lagu dan menyusun komposisi musik ilustratif yang memadukan unsur tradisi dan modernitas.

Baca juga: Tiga Penyair Perempuan Gayo Tampil Membaca Puisi dalam “Sengkewe Sepanjang Musim”

Sejumlah karya lagu daerah yang telah ia ciptakan antara lain Enti, Relem, Lanih dan Tareng, yang menunjukkan ketertarikannya pada pengembangan warna musikal khas Gayo dalam pendekatan kreatif generasi muda. 

Penjelasan Ketua Komunitas Desember Kopi Gayo

Ketua Komunitas Desember Kopi Gayo, Fikar W Eda, menyebutkan bahwa keterlibatan Murtada Aulia menjadi bagian penting dari upaya menghadirkan generasi muda dalam ruang ekspresi seni tradisi yang terus berkembang.

“Kehadiran Murtada Aulia menunjukkan bahwa generasi muda Gayo memiliki energi kreatif yang kuat untuk merawat tradisi sekaligus mengembangkannya dalam bentuk-bentuk musikal baru yang relevan dengan zamannya,” ujar Fikar W Eda.

Pertunjukan “Sengkewe Sepanjang Musim” merupakan teater puisi Tanah Gayo yang memadukan berbagai unsur seni seperti sebuku, didong banan, pembacaan puisi, musikalisasi puisi, tari kopi, canang ngerje, serta pertunjukan musik kopi yang menghadirkan kolaborasi lintas generasi seniman Gayo.

Melalui keterlibatan Murtada Aulia bersama para seniman lainnya, pertunjukan ini diharapkan menjadi ruang pertemuan antara tradisi, kreativitas generasi muda, dan semangat kebangkitan masyarakat Tanah Gayo pascabencana hidrometeorologi yang melanda wilayah tersebut. (***Fikar W Eda***) 

Baca juga: Komunitas Desember Kopi Gayo Pentaskan “Sengkewe Sepanjang Musim” di Taman Inen Mayak Teri Takengon

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.